PPM Gandeng Pertamina Retail Gelar Kompetisi Bisnis

Ada banyak jalan menuju Roma. PT Pertamina Retail punya strategi jitu untuk meningkatkan brand awareness Bright Convenience Store (Bright C Store) miliknya. Mereka menggandeng PPM School of Management lewat Research Center and Case Clearing House (RCCCH) untuk menggelar Kompetisi Bisnis Tingkat Nasional. Demikian keterangan resmi PPM SoM.

Pada gelaran tahun ke-7 ini, PT. Pertamina Retail menjadi partner sekaligus sponsor utama. Kasus bisnis yang diangkat dalam The 7th PPM Business Case Competition bertajuk “Pertamina Retail: Bright Day, Bright Business” ini adalah brand awareness Bright C store di berbagai SPBU milik Pertamina.

Dalam kompetisi kasus tingkat sarjana (S1) ini, peserta beradu ide dan argumen dalam memecahkan kasus bisnis Bright C Store. Mereka ditantang untuk memberikan solusi dan strategi alternatif bagi manajemen Pertamina Retail. Satu tim terdiri dari tiga mahasiswa dari perguruan tinggi yang sama. Lebih dari 100 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang mengirimkan hasil analisisnya.

Juara BCC Sept 16

Namun, hanya 12 tim terbaik yang diundang ke babak final di Jakarta dan berkesempatan meraih hadiah uang tunai senilai Rp 26 juta dan total beasiswa Magister Manajemen di PPM School of Management sebesar Rp 356 juta.

Mereka berasal dari Institut Teknologi Bandung, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Surabaya, Universitas Prasetiya Mulya, Universitas Bina Nusantara, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Bakrie, Telkom University, dan satu tim dari PPM SoM.

Mereka ditantang memaparkan analisis dan strateginya di hadapan dewan juri yang terdiri dari akademisi, praktisi, dan juga pakar dalam dunia bisnis dan manajemen dalam sesi final yang berlangsung di kampus PPM SoM, Menteng, Jakarta Pusat.

Dewan juri diketuai Bramantyo Djohanputro, PhD., pakar manajemen risiko dari PPM Manajemen, M. Aribawa, VP Sales & Marketing Pertamina Retail, Dr. Dolly Adolina Prameswari, praktisi bisnis dan manajemen, Hendarto K. Supangkat, PhD., konsultan riset dan manajemen bisnis, serta Dr. Nurdin Sobari, akademisi dari Universitas Indonesia.

Ketua Sekolah Tinggi Manajemen PPM, Dr. Alexander Liang menambahkan kompetisi bisnis ini rutin digelar PPM sejak tahun 2010 silam. Mereka menggandeng perusahaan nasional untuk dijadikan kasus bisnis dan manantang mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk merumuskan strategi dan solusi dari kasus bisnis yang dibawakan.

Pemenang The 7th PPM Business Case Competition ini adalah tim dari PPM SoM yang beranggotakan M Haydar Hasan, Trias P Daniswara dan Maulida Intan. Disusul tim dari Binus University sebagai Juara Kedua, serta dua tim dari Universitas Prasetiya Mulya sebagai Juara ketiga dan keempat.

Dewan juri juga memberikan apresiasi kepada tiga tim terbaik yaitu The Best Analytical Approach dari Institut Teknologi Bandung, The Best Business Knowledge dari Universitas Negeri Jakarta dan The Best Presentation Instrument dari Universitas Surabaya.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)