Projek, Aplikasi Pemasaran Properti Paling Inovatif

Kemajuan teknologi mendorong penggunaan internet semakin meningkat. Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), demografi pengguna internet di Indonesia saat ini mencapai sedikitnya 73 juta atau sekitar 29% dari total populasi. Dari jumlah pengguna internet itu sekitar 58,4% rata-rata di usia 12 hingga 34 tahun.

Apalagi, saat ini banyak orang sangat bergantung dengan smartphone. Karena hampir semua aktivitas dan kegiatan orang sangat berkaitan erat dengan mobile atau smartphone, misalnya untuk berinteraksi dengan siapa pun seperti berbelanja dan lain sebagainya semua ada di sana.

Melihat potensi pengguna internet begitu besar, PT Projek Properti (PPI) Internasional melahirkan aplikasi Projek. Aplikasi ini merupakan
aplikasi bidang pemasaran properti pertama di Indonesia yang menjadi penghubung bagi pengembang dan tenaga pemasaran.

Rosehida Rachmat Dewi, CEO PROJEK (tengah) menerima penghargaan Marketing Award 2016 untuk dua kategori The Best Market Driving (Perusahaan yang menjadi pelopor produk tertentu) dan The Best Innovation in Marketing (Perusahaan yang sukses berinovasi). Rosehida Rachmat Dewi, CEO PROJEK (tengah) menerima penghargaan Marketing Award 2016 untuk dua kategori The Best Market Driving (Perusahaan yang menjadi pelopor produk tertentu) dan The Best Innovation in Marketing (Perusahaan yang sukses berinovasi).

Direktur Utama PPI, Rosehida Rachmat Dewi mengatakan, Projek merupakan mobile apps berbasis Android dan iOS bidang pemasaran properti yang pertama dan satu-satunya di Indonesia untuk memberikan sebuah keuntungan bagi kedua belah pihak.

"Kehadiran Projek sebagai jembatan penghubung antara para pengembang dan tenaga pemasar properti untuk memberikan informasi yang cepat, tepat, dan aktual," katanya.

Ia menambahkan perkembangan pasar properti saat ini membutuhkan jaringan pemasaran yang profesional dan serba cepat untuk dapat terhubung dengan informasi yang aktual dan dinamis. Namun masalah keterbatasan jumlah pemasar properti disertai dengan waktu yang terbatas untuk bertemu klien menyebabkan lambatnya dan sedikitnya transaksi yang seharusnya dapat dicapai.

Di sisi lain para pengembang sangat membutuhkan tingkat penjualan yang baik untuk dapat menggerakkan cash flow proyeknya dengan cepat melalui tenaga pemasaran, baik inhouse ataupun agen properti yang ada. Namun, juga tidak terbatas untuk siapa saja yang dapat menjual proyeknya dengan cepat.

Saat ini, developer yang sudah bekerjasama dengan Projek antara lain PT Agung Podomoro Land Tbk, PT Sentul City Tbk. dan Group Mitra 10, Pikko Land, Group Ciputra, Group Jababeka, dll.  Hingga saat ini Projek telah berhasil mendapatkan kepercayaan menjadi official marketing apps untuk properti senilai hampir Rp 7 triliun.

Selain itu, Projek sudah memiliki 6.000 member dengan lebih dari 3.000 agent dan jumlah ini bertambah dengan cepat. Rosehida menargetkan tahun ini pertumbuhan member dengan memiliki lebih dari 5.000 agent. "Kami optimis akan semakin banyak developer yang akan bekerjasama dengan Projek, termasuk bank, asuransi, arsitek dan interior designer," tutur Rosehida.

Dengan beragam terobosan dan inovasi, Projek menyabet penghargaan Marketing Award 2016 untuk dua kategori yaitu The Best Market Driving (Perusahaan yang menjadi pelopor produk tertentu) dan The Best Innovation in Marketing (Perusahaan yang sukses berinovasi) yang diterima langsung oleh Rosehida Rachmat Dewi.

"Penghargaan ini tentu akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik,” kata Rosehida.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)