Rasakan Pengalaman Menerbangkan Pesawat Lewat Flight Experience

Setelah hadir di 7 negara, simulator penerbangan Flight Experience kini hadir di Indonesia. Produk dari Selandia Baru ini bisa ditemui di Mal Gandaria City, Jakarta. Dengan Flight Experience, masyarakat umum kini bisa mencoba menerbangkan pesawat seperti sungguhan.

Indra Hardiawan, Managing Director Flight Experience Jakarta (kanan) dan Iain Pero, Direktur Flight Experience Australia (kiri)

“Flight Experience ada untuk memberikan kesempatan kepada orang-orang awam di Indonesia bagaimana rasanya jadi pilot," terang Indra Hardiawan, Managing Director Flight Experience Jakarta, di Jakarta, Jumat (31/5/2013).

Berdasarkan informasi yang didapatnya ketika mengikuti sebuah acara terkait industri penerbangan, Indra mengatakan, minat orang Indonesia untuk menjadi pilot menurun. Padahal, industri penerbangan nasional terus berkembang. Buktinya, kini, hadir sejumlah maskapai baru di Tanah Air. Karena itu, kebutuhan akan pilot pun tentunya besar.

Namun, karena ketersediaan pilot di Indonesia kurang, maka banyak maskapai yang merekrut pilot dari luar negeri. “Kenapa banyak pilot dari luar (negeri) apply karena minat (masyarakat Indonesia) jadi pilot turun." Kondisi ini menjadi salah satu faktor yang mendorong hadirnya Flight Experience di Indonesia. Dia bilang, Flight Experience menjadi semacam jembatan bagi masyarakat di Indonesia untuk melihat langsung dan merasakan bagaimana menjadi pilot. Setelah merasakan, harapannya mereka tertarik untuk berkarir sebagai pilot.

Apa yang ditawarkan Flight Experience?

Kondisi replika kokpit di Flight Experience

Flight Experience sendiri adalah simulator penerbangan yang menggunakan model pesawat Boeing 737-800. Kokpit pesawat itu benar-benar ditampilkan dalam replika dengan skala yang lengkap. Simulator ini telah ada di 12 lokasi di delapan negara, termasuk yang terbaru di Jakarta. Selain di Indonesia, produk ini telah hadir, diantaranya, di Thailand dan Singapura.

“Simulator di Indonesia menggunakan teknologi terkini yang dipunyai Flight Experience, dengan PS 4.5 Training Flight Simulator,” tambah Iain Pero, Direktur Flight Experience Australia, dalam kesempatan yang sama.

Dengan simulator ini, Indra menerangkan, pengunjung bisa melakukan perjalanan dengan beragam durasi waktu, yakni mulai dari 30 hingga 90 menit, ke 24.000 bandara di seluruh dunia. Pengunjung juga bisa melihat semua pemandangan di kota yang dituju. “Kita bisa melihat tempat-tempat yang menjadi landmark, seperti Menara Eiffel, Himalaya Alpen, ataupun Patung Liberty,” ujar Indra.

Flight Experience pun menawarkan pengalaman kepada pelanggan dalam situasi khusus, seperti kegagalan mesin dan perubahan cuaca yang dramatis. Dengan sejumlah paketnya, Flight Experience hadir bukan hanya untuk masyarakat awam saja, tetapi juga pilot. Ia menuturkan, “Orang yang baru lulus dari sekolah pilot bisa ke simulator kami, sebelum masuk (bekerja) ke airline."

Mengenai harga yang ditawarkan, Indra mengatakan, itu bervariasi tergantung paket. Seperti paket scenic flight dengan durasi 30 menit ditawarkan seharga Rp 990 ribu. Sedangkan untuk pelatihan pilot, harganya dibuka mulai dari Rp 1.950.000.

Perlu diketahui, Flight Experience telah digunakan untuk pelatihan pilot profesional dan telah mendapatkan sertifikasi dari Badan Penerbangan Sipil di Selandia Baru, Australia, dan Thailand. Proses sertifikasi dengan FAA di Amerika Serikat dan DGCA di Indonesia sedang dalam proses. (EVA)

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)