Ribuan Buyers Datang, Kemendag Yakin Target 2 Miliar Dollar AS Tercapai

Sebanyak 5.300 buyers dari 100 negara hadir di hari pertama penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) 2012. Mereka datang untuk melihat bahkan bertransaksi berbagai macam produk buatan Indonesia yang dipajang di ajang tahunan ini. Melihat kondisi itu, Kementerian Perdagangan selaku penyelenggara, pun optimistis target transaksi sebesar 2 miliar dollar AS bakal tercapai.

"Target 2 miliar dollar AS bukan target yang rendah, tapi kami optimistis target tersebut dapat tercapai melalui transaksi-transaksi dagang jangka panjang antara buyers dan para peserta TEI 2012," ujar Bayu Krisnamurthi, Wakil Menteri Perdagangan, di arena JIExpo, Kemayoran, Kamis (18/10/2012).

TEI merupakan ajang tahunan yang salah satu tujuannya, mempertemukan buyers dengan para produsen nasional. Sejumlah produk pun dipajang di arena JIExpo, diantaranya produk fesyen, furnitur, agribisnis, alat berat, makanan dan minuman, hingga bahan bangunan.

Sekalipun diadakan hanya lima hari, yakni 17-21 Oktober 2012, kementerian menargetkan transaksi business to business berlaku jangka panjang. Produk buatan masyarakat dalam negeri yang berkualitas diharapkan bisa membantu mewujudkan hal itu.

Para delegasi World Export Development Forum 2012, sebuah acara yang diadakan selama dua hari yaitu 15-17 Oktober lalu, di Jakarta, menilai kualitas produk lokal cukup bagus. Salah satu delegasi yang memberikan penilaian itu adalah Miata Beysolow, Menteri Perdagangan dan Perindustrian Liberia. Miata menaruh perhatian terhadap produk furnitur Indonesia. Bahkan, ia berkeinginan menjajaki kerja sama dengan tenaga kerja terampil Indonesia supaya industri negaranya bisa menghasilkan produk furnitur yang berkualitas.

"Produk furnitur Indonesia yang ditampilkan di Hall B, C, dan open space TEI mendapatkan perhatian tersendiri dari buyers internasional," tambah Bayu.

Animo buyers yang tinggi terhadap produk lokal ditunjukkan dengan jumlah buyers yang hadir di hari pertama TEI. Ribuan buyers hadir pada pembukaan kemarin. Yang mendominasi adalah mereka yang berasal dari negara non-tradisional dan emerging market. Buyers dari Nigeria menjadi yang terbesar dengan porsi 11,27 persen dari 5.300 buyers. Negara Afrika tersebut diikuti oleh Bangladesh, Afrika Selatan, Mesir, dan Pakistan.

Untuk diketahui saja, bukan hanya barang yang diperjualbelikan di TEI. Jasa tenaga kerja Indonesia pun hadir melalui Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Tahun ini, BNP2TKI memasang target transaksi di bidang penempatan sumber daya manusia sebesar Rp 40 miliar. "Kami optimistis dapat mencapai target tersebut mengingat tingginya permintaan tenaga kerja Indonesia pada setiap pelaksanaan TEI," tambah Jumhur Hidayat, Kepala BNP2TKI.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)