RIM Perlebar Pintu Kredit BlackBerry di Indonesia

Pasar smartphone Indonesia akan semakin gurih bagi Research In Motion (RIM), produsen BlackBerry. Per Mei 2012, BlackBerry mengklaim penjualan tertinggi di Indonesia dengan pangsa pasar 54%. Persentase ini akan didongkrak melalui program "BlackBerry Terjangkau"

Eka Anwar (kiri) dan Hasting Singh (kanan

RIM Indonesia tentu tak mengabaikan unbankable people di Indonesia. Bagi konsumen yang tidak memiliki kartu kredit dapat membeli produk BlackBerry melalui Adira Kredit. Konsumen yang telah mendapatkan persetujuan kredit dari Adira Kredit akan mendapatkan BlackBerry melalui ritel resmi seperti Erafone, Okeshop, dan Selular Shop.

Program Blackberry Terjangkau memungkinkan konsumen membeli smartphone BlackBerry dengan kredit. RIM Indonesia bekerja sama dengan BII dan BCA untuk pembelian menggunakan kartu kredit. Bagi pemegang kartu kredit kedua bank tersebut dapat membeli produk BlackBerry apapun dengan skema 6 bulan atau 12 bulan cicilan tanpa bunga

"Program ini juga ada di toko tradisional seperti ITC," ujar Eka Anwar, Direktur Marketing BlackBerry Indonesia. Saat ini sudah ada 300 ritel di 13 kota di Indonesia yang melayani BlackBerry Terjangkau. Dari Adira Kredit sendiri ada 23 cabang yang melayani program tersebut.

RIM sengaja meresmikan BlackBerry Terjangkau di tengah bulan puasa. "Bulan ini orang-orang gajinya double dari THR. Jadi ini kesempatan bagus biar mereka beli BlackBerry," kata Eka. Dia ingin semua konsumen accessible dengan BlackBerry.

Mengutip data Growth from Knowledge (GfK), BlackBerry menguasai 54% pasar smartphone Indonesia. Menurut Trading Myths Report, RIM bahkan berkontribusi US$ 2 miliar terhadap Gross Domestic Product (GDP) Indonesia. RIM juga membuka 12 ribu lapangan pekerjaan baru secara langsung maupun tidak langsung. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)