Sahabat Doku Fokus Garap Gen Z

Bani Arya, Marcom Manager Doku (kiri) dan Rizki Siwu VP Merchant Business Doku (kanan)

Selama ini pelaku bisnis terfokus pada Gen Y atau lebih dikenal dengan generasi milenial dalam menggarap pasarnya. Tentu saja ini bisa dipahami mengingat mereka saat ini sudah memiliki kekuatan membeli (purchasing power), karena sudah mulai bekerja atau berusaha sendiri.

Belum banyak pelaku bisnis mulai memikirkan menggarap secara serius konsumen masa depan mereka, dalam hal ini Gen Z atau generasi cetennial. Doku sebagai pelaku bisnis fintech (finacial technology) memahami, generasi ini adalah masa depan produk mereka.

Untuk itu bertempat di Hotel Pullman Jalan M.H. Thamrin Jakarta, Bani Arya, Marcom Manager dan Rizki Siwu VP Merchant Business PT Satu Nusa Inti Artha (Doku), memaparkan strategi fintech ini. “Kami sebenarnya punya program juga untuk para milenial, bahwa mereka jika punya ide atau karya, bisa lho menghasilkan uang,” kata Bani. Ini dikemas dalam program Genit.id yaitu Generasi Irit Menghasilkan Duit. Menggandeng beberapa seniman, salah satunya Hari Prasetyo, pembuat komik Jokowi dan membuat kontes untuk para milenial.

“Setiap yang submit karya atau ide yang menarik, lalu bisa dijadikan produk, nantinya akan kami produksi dan ditampilkan di Jakcloth,” kata Bani. Selain itu akan hasil karya itu juga akan dijual di merchant yang ada di Doku eWallet.

Bukan hanya itu, Doku juga sudah mulai menyasar Gen Z atau Generasi Centennial. Mereka ini masuk dalam program Sahabat Doku. “Mahasiswa bisa ikut program ini, tidak perlu sudah di tingkat akhir, awal semester juga bisa. Mereka ini mengukuti internship tapi tidak harus ke kantor Doku setiap hari,” jelasnya.

Dengan bekerja remote, melalui grup, google hangout, skype mereka bisa mengajukan ide dan masukan untuk Doku. “Batch pertama Sahabat Doku ini sudah berjalan November hingga Januari nanti ini. Yang mendaftar ada 150 dimulai pada Oktober, tapi hanya 14 yang terpilih untuk internship,” katanya.

Peserta Sahabat Doku juga mendapat kesempatan workshop untuk pengembangan diri mereka. “Mereka ini juga mendapat tugas untuk menjadi Duta Doku, mengkampanyekan apa saja manfaat menggunakan Doku, bahwa Doku bukan hanya untuk pembayaran saja, tapi juga bisa untuk investasi,” katanya. Pada akhirnya pihaknya juga ingin menjadikan generasi masa depan ini Genit (Generasi Irit Menghasilkan Duit).

Siwu menjelaskan, untuk mendorong peningkatan pengguna Doku, pada Harbolnas 2017 (Hari Belanja Online Nasional) yang akan berlangsung pada Selasa, 12 Desember 2017 nanti, Doku juga berpartisipasi dengan menjadi payment resmi Harbolnas. Dengan berpartisipasi dalam Harbolnas, diharapkan ada kenaikan 10-30 persen pengguna baru dari mereka yang melakukan transaksi di Harbolnas.

“Kami memberikan solusi pembayaran semua daring online, pada Harbolnas kami menjaga agar sistem pembayaran kami stabil,” ujar Siwu. Mengutip yang disampaikan Nielsen Indonesia, yang menjadi problem saat Harbolnas adalah logistik dan pembayaran. Dengan Doku menjaga sistem pembayaran stabil, diharapkan transaksi saat Harbolnas tidak terganggu.

Di saat yang sama pihaknya mendukung peningkatan transaksi. Ada dua promo yang dilakukan Doku untuk itu, yaitu merchant dan pengguna Doku Wallet. “Kalau transaksi di Lazada mendapat cash back Rp 50 ribu jika mereka mau mengaktifkan Doke eWallet, ini cara kami menarik pengguna baru. Lalu untuk yang sudah memiliki Doku e-Wallet mendapat potongan harga hingga Rp 100 ribu,” katanya.

“Kami melihat pengalaman tahun lalu, transaksi Doku di Harbolnas cukup tinggi kenaikannya. Makanya kami mengadakan promosi di sini,” ujar Bani. Pengguna Doku aktifnya 600-800 ribu per akhir Oktober 2017. Harbolnas memang banyak digunakan daring online maupun fintech dalam meningkatkan pengguna dan transaksi. Maka itu promo-promonya gila-gilaan, bagaimana tidak tahun lalu saja nilai transaksi Harbolnas selama 3 hari Rp 3,3 triliun. Tahun ini Nielsen memprediksikan walau hanya sehari Harbolnas 2017 nilainya bisa tembus Rp 1,5-2 triliun.

Selain di Harbolnas, sebenarnya Doku sudah menyiapkan strategi meningkatkan penggunanya bahkan untuk pengguna masa depan. Untuk meningkatkan pengguna pada akhir tahun ini diadakan program Bonus Akhir Tahun Doku. Setiap orang yang telah menggunakan Doku, lalu mengajak temannya menggunakan Doku, akan mendapatkan poin. Selain itu semakin banyak transaksi dengan Doku, apakah itu untuk membayar listrik, beli pulsa, belanja di berbagai merchant Doku, dan sebagainya akan mendapat poin tambahan.

Poin-poin tambahan itu akan memberikan kesempatan pengguna mendapatkan hadiah-hadiah istimewa seperti berbagai merchandise Doku, saldo tambahan hinga Rp 500 ribu di Doku eWallet, motor Yamaha aerox, iPhone 8 Plus, hingga mobil sebagai grand price program ini.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.Swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)