Samsung akan Meluncurkan Tablet Seharga Rp 2 Juta

Penguasa pasar tablet, Samsung, pada tahun 2013 ini akan meluncurkan tablet dengan harga sekitar Rp 2 juta untuk memenuhi kebutuhan kelas menengah yang mobile. Bagaimana strategi Samsung menggarap pasar kelas menengah yang gemuk itu? Adinda Nesvia, Product Marketing Mobline Phone Business, Samsung Electronics Indonesia memaparkannya kepada Sigit A. Nugroho. Berikut wawancaranya:

Adinda Nesvia, Samsung Electronics, Samsung, Indonesia, Mobile Phone, komputer, tablet, kelas menengah Adinda Nevia

Bagaimana Samsung menentukan segmentasi, target, dan positioning dari produk-produk tablet yang akan dikeluarkan?

Produk tablet sangat unik, berada di antara Mobile Phone & komputer, dan pada awalnya merupakan produk jenis baru yang berharga cukup tinggi. Ketika Samsung pertama kali memperkenalkan Tablet, harganya adalah Rp 7 juta. Sangat tinggi dibanding Tablet sekelas yang dimiliki Samsung saat ini.

Segmentasi, Target dan Positioning tentunya akan sangat dipengaruhi oleh harga barang tersebut, kebutuhan masyarakat dan juga besarnya pasar.Contohnya, pada saat kami pertama kali meluncurkan Galaxy Tab di tahun 2010, harganya adalah Rp 7 juta, di mana produk tersebut kami posisikan di kelas premium dan bagi segmen pecinta gadget  dan juga kalangan kelas menengah atas. Positioning-nya adalah "trendsetter" di mana komputer tablet 7 inci pada saat itu merupakan jenis terbaru yang ada di pasar.

Namun, pada saat ini aspirasi akan tablet telah juga berubah menjadi kebutuhan, di mana konsumen membutuhkan perangkat yang mobile, namun cukup besar. Tidak hanya untuk kebutuhan pekerjaan namun juga untuk gaya hidup, maka Samsung telah mengeluarkan berbagai macam jenis tablet, yang harganya dimulai dari Rp 3,5 juta. Bahkan, tahun ini kami sudah menyiapkan tablet di harga Rp 1.999.000 yang tentunya kami posisikan sebagai tablet yang sangat terjangkau untuk masyarakat kelas menengah, tablet untuk semua orang.

Apa saja yang dijadikan landasan penentuan segmentasi, target, dan positioning tersebut?Lantas, seperti apa output-nya?

Seperti yang kami sebutkan di atas, landasan penentuannya adalah "konsumen" itu sendiri, kebutuhan konsumen, daya beli konsumen, di mana Samsung berusaha memberikan pilihan produk tablet kepada konsumen yang berbeda, baik premium ataupun kelas menengah.Output-nya merupakan kesuksesan Produk tablet Samsung di pasar saat ini, di mana kami berhasil memberikan produk sesuai pasar Indonesia.

Dari situ (pertanyaan no 3), bagaimana eksekusi dalam taraf produk, harga, dan distribusi yang ditempuh?

Produk tablet saat ini ada 3 yaitu Galaxy Tab 2 7.0 dan Galaxy Tab 2 10.1 dan di kelas premium kami memiliki Galaxy Note 10.1. Untuk harganya berkisar antara Rp 3.5 juta – Rp 7 juta, dan tahun depan kami akan mengeluarkan versi Wifi dari Galaxy Tab 2 7.0 seharga Rp 1,999 juta saja. Distribusi Samsung telah mencakup seluruh Indonesia, dimana kami memiliki partner Master Dealer & Distributor yang berada di pelosok nusantara.

Bagaimana pula model/strategi pemasaran yang diambil untuk produk tablet tersebut?

Produk yang innovative dan beragam sehingga sesuai dengan kebutuhan konsumen, pilihan ukuran layar baik 7 inci maupun 10 inci. Tentunya didukung oleh software dan konten yang selalu up-to-date. Samsung Tablet selalu memiliki spesifikasi terbaik di kelasnya dan juga teknologi terkini. Produk Samsung juga didukung oleh pelayanan purna jual di seluruh Indonesia.

Samsung menyediakan tablet dengan harga yang terjangkau dan juga sesuai dengan spesifikasi yang ditawarkan. Tablet Samsung berkisar di harga Rp 3.499 juta – Rp 6,999 juta. Di kelasnya masing-masing, setiap tablet samsung memiliki competitive advantage di dalam fitur dan spesifikasinya.

Distribusi tablet Samsung di Indonesia sangat menyeluruh dan bisa didapatkan di seluruh Indonesia. Tablet Samsung dapat dibeli baik di pasar mobile tradisional (seperti Roxy, Cempaka Mas, WTC), Retailer Moderen (Okeshop, Global, Erafone, Pazia dll), dan juga di pasar IT (seperti Mangga Dua dll). Distribusi Tablet Samsung sangatlah tinggi dibanding brand lain.

Beragam promosi terus dilakukan oleh Samsung untuk memberikan "Value Added" kepada konsumen, seperti bundling dengan operator, cicilan 0%, accessories dan lain lain. Samsung juga rutin mengadakan training langsung kepada konsumen. Dalam training tersebut konsumen dapat belajar dan mengetahui lebih lanjut tentang tablet mereka.

Penjualan Tablet Samsung didukung oleh Smart Consultant (Promoter) yang berpengalaman dan memiliki product knowledge yang tinggi, sehingga konsumen bisa mendapatkan informasi apapun yang dibutuhkan sebelum membeli Tablet tersebut.

Bagaimana langkah Samsung (tablet) menyasar kelas menengah?

Kelas menengah di Indonesia sangat potensial, dan yang paling penting pada awalnya adalah membentuk aspirasi yang kemudian akan dirasakan sebagai kebutuhan untuk gaya hidup yang lebih mobile dan moderen. Tentunya dari Samsung sendiri juga harus menyediakan produk yang terjangkau dan dapat dibeli dengan berbagai macam kemudahan, seperti cicilan 0% dari berbagai bank misalnya. Galaxy Tab 2 adalah contoh produk yang berhasil menyasar kelas menengah, dengan harga yang competitive dan fitur & aplikasi yang diterima dengan baik oleh pasar Indonesia.

Apakah Samsung (tablet) sudah dari awal memang untuk menyasar kelas menengah?

Samsung selalu berusaha untuk memenuhi kebutuhan semua segmen, Seperti halnya perangkat teknologi lainnya, pada awalnya memang karena biaya produksi yang masih tinggi, harga tablet sangat tinggi, namun dengan meningkatnya penjualan, Samsung dapat memproduksi tablet yang lebih terjangkau yang dapat dibeli oleh kalangan menengah.

Bagaimana identifikasi profil konsumen dari target Samsung tablet?

Profil konsumen Tablet sangat beragam, kami bangga bahwa dari Sabang hingga Merauke telah menggunakan produk tablet Samsung.

Seperti apa ketatnya persaingan pasar ini?

Pasar tablet di Indonesia sangat ketat, di mana banyak sekali brand baru yang diperkenalkan dan didominasi oleh merek lokal atau Cina.

Bagaimana dengan Samsung? Berapa pertumbuhan per tahun?Serta berapa market share yang berhasil dikuasai di Indonesia?
Pertumbuhan di kategori Tablet atau Webbooks (based on GFK) dari tahun 2010 hingga kini mencapai 500% per tahunnya. Samsung merupakan market leader dengan menguasai hampir setengah pasar Tablet di Indonesia. (***)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)