Cara Samsung Ajak Masyarakat untuk Membuat Karya Inspiratif

Melanjutkan keseruan dari peluncuran Samsung Galaxy Note 4 di Indonesia, Samsung Electronics Indonesia (SEIN) melakukan serangkaian kegiatan bertajuk Note 4 Collaboration untuk mengajak dan merangkul partisipasi konsumen dan para pengguna Samsung Galaxy Note 4 dalam menciptakan kegiatan yang menginspirasi banyak orang melalui kolaborasi.

Pada 8 Januari lalu bertempat di Pacific Place, Samsung Galaxy Note 4 memperlihatkan hasil kolaborasi tersebut bersama MINI, Sir Dandy dan Dee Lestari yang kegiatannya telah berjalan selama bulan Oktober hingga Desember 2014.

“Hari ini, kami persembahkan sebuah pameran yang memperlihatkan sebuah karya kolaboratif sebagai puncak dari rangkaian kegiatan aktivasi brand berbasis digital, bertajuk Note 4 Collaboration,” ungkap Vebbyna Kaunang, Direktur Pemasran-IM SEIN. Konsumen dan khalayak umum akan dapat melihat bagaimana ‘doodles’ dan quote yang mereka kirimkan selama kegiatan digital Note 4 Collaboration telah ditransformasikan menjadi satu karya seni yang menarik serta dapat menjadi sumber inspiratif bagi orang banyak.

Pameran yang akan menampilkan doodle artwork yang dikembangkan oleh Sir Dandy dan diaplikasikan pada New Mini Hatchback, bersamaan dengan berbagai artwork berupa tulisan tangan yang diinspirasikan oleh buku Filosofi Kopi karya Dee Lestari tersebut dapat disaksikan mulai tanggal 6 Januari hingga tanggal 11 Januari 2015 di Pacific Place Mall, Jakarta.

Kolaborasi yang menghasilkan karya inspiratif ini merupakan inti dari kampanye Samsung Galaxy Note 4 dengan pendekatan yang berbeda dari biasanya, sekaligus memberikan nilai tambah bagi para penggunanya. Samsung memilih untuk menampilkan doodle ini karena  percaya bahwa melalui doodle dan artwork, banyak orang akan mendapatkan inspirasi baru yang positif dalam kehidupan sehari-harinya.

“Kelebihan lainnya dari Galaxy Note 4 bagi konsumen kami yaitu  dapat terkoneksi dengan MINI melalui kabel USB. Hal ini memudahkan untuk tetap dapat aman berselancar di dunia maya walau sedang berkendara. MINI juga memiliki aplikasi MINI Connected untuk memudahkan konektivitas dengan Samsung Galaxy Note 4,” tambah Anna Hemmer dari MINI Indonesia.

Vebbyna Kaunang, Direktur Pemasaran – IM Business Samsung Electronics Indonesia (SEIN), berfoto bersama Anna Hemmer dari MINI, Sir Dandy Harrington dan Dee Lestari di depan mobil NEW MINI Hatchback yang telah di-doodle oleh Sir Dandy Harrington di gerai pameran Note 4 Collaboration, Pacific Place Jakarta Vebbyna Kaunang, Direktur Pemasaran – IM Business Samsung Electronics Indonesia (SEIN), berfoto bersama Anna Hemmer dari MINI, Sir Dandy Harrington dan Dee Lestari di depan mobil New MINI Hatchback

Kolaborasi memang menjadi latar belakang dari dilakukannya serangkaian kegiatan aktivasi brand Note 4 Collaboration. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menunjukkan kepada audiens bahwa melalui kolaborasi dengan memanfaatkan fitur S-Pen serta S-Note yang terdapat dalam Samsung Galaxy Note 4, mereka dapat melahirkan berbagai hal yang inspiratif dan berdampak besar bagi orang lain.

Note 4 Collaboration melibatkan Sir Dandy yang berperan dalam memilih dan mengkurasi doodles atau coretan yang dikirimkan oleh konsumen melalui hashtag #Note4Sketch dan mengubahnya menjadi sebuah doodle artwork pada MINI, sedangkan Dee Lestari berperan dalam memilih artwork yang menarik dibuat oleh berbagai kutipan dan bagian-bagian favorit mereka yang berasal dari bukunya Filosofi Kopi, melalui hashtag #Note4Story.

“Doodle atau coretan, adalah sebuah seni yang berkembang sejak ribuan tahun lalu, kerap kali kita lakukan untuk membunuh waktu saat menunggu atau pada saat banyak ide-ide berkembang di kepala kita pada satu waktu tertentu. Saat ini doodle telah banyak dilakukan sebagai salah satu alat terapi seni pada ilmu psikologi terapan. S-Pen dan S-Note pada Samsung Galaxy Note 4 yang telah kian disempurnakan membuat doodling atau mendokumentasikan ide-ide atau gagasan dalam cara yang lebih menyenangkan,” tambah Vebbyna.

Menurutnya, tidak saja dapat mendokumentasikannya dalam bentuk doodles atau coretan dan tulisan tangan, pengguna pun dapat berbagi dan mengirimkannya kepada teman atau mitra mereka melalui email dan aplikasi chatting. Sehingga, mengkomunikasikan dan menyebarkan keseruan dari suatu kerja atau gerakan kolaboratif dapat dikelola secara real time.

Sebagai seorang seniman doodle sekaligus graphic desainer dan musisi dari band Teenage Death Star, Sir Dandy menemukan minatnya terhadap seni sejak usia belia, melalui kesenangannya saat menuangkan ide dalam bentuk coretan. Setelah menamatkan studi di Fakultas Seni Rupa ITB, Sir Dandy kerap menuangkan coretannya dalam rupa beragam figur dan berbagai pose manusia. Karya seni rupa Sir Dandy telah menjadi koleksi wajib para pecinta karya seni kontemporer.

“Biasanya saya menuangkan ide atau inspirasi yang tiba-tiba muncul, dimana dan kapan pun, sesegara mungkin dengan media yang tersedia dan mudah saya raih, apakah itu selembar kertas, yang bersih maupun yang sudah terisi coretan,” jelas Sir Dandy. “Saya tidak ingin ide atau gagasan itu hilang begitu saja. Saya perlu mendokumentasikannya, sebelum saya eksplorasi lebih jauh untuk menjadi berbagai bentuk karya seni yang saya imajinasikan.”

“Saya merasa sangat dipermudah oleh Samsung GALAXY Note 4 dengan S-Pen dan S-Note yang serba bisa. Dengan sensitifitas dan kecanggihan S-Pen, memudahkan saya mendokumentasikan ide atau inspirasi yang tiba-tiba muncul ke dalam bentuk doodle atau coretan secara digital dengan presisi yang tepat dan yang pasti saya bisa mendokumentasikan dan mengkomunikasikannya melalui email atau aplikasi chatting,” tambah Sir Dandy.

Dalam proyek Note 4 Collaboration ini, Sir Dandy terlibat dan bertugas untuk mengkurasi dan memilih doodles yang paling menarik untuk kemudian diubah menjadi satu doodle art yang akan diaplikasikan pada mobil MINI.

Tidak saja untuk membuat doodle atau coretan, S-Pen serta S-Note pada Samsung Galaxy Note 4 menghadirkan pengalaman menulis seperti yang dirasakan oleh setiap orang saat menulis di atas selembar kertas dengan perlengkapan tulis mereka. Oleh karenanya, melalui serangkaian aktivitas ini, Samsung juga mengajak para konsumen untuk mengenang kembali asyiknya menulis dengan tangan menggunakan S-Pen dan S-Note yang terasa mirip sekali dengan pengalaman menulis pada selembar kertas.

“Melalui kegiatan ini, saya ingin mengajak konsumen untuk mengingat kembali asyiknya menulis dan menuangkan ide dengan tangan,” jelas Dee Lestari. Dia menambahkan, "Menggunakan teknologi canggih Samsung ini beserta S-Pen dan S-Note, memudahkan saya untuk langsung menuangkan ide tulisan ketika sedang mengamati keseharian hidup orang-orang dan lingkungan yang menjadi sumber ide dari buku-buku saya.”

Dewi menjelaskan, dirinya senang  bahwa tradisi menulis secara ‘analog’, telah dipertahankan oleh produk baru Samsung ini melalui fitur ikonik dari rangkaian Galaxy Note, yaitu S-Pen dan S-Note, sehingga pengguna dapat tetap menulis tangan dalam dunia digita. Lebih dari itu, dia terkesan melihat masih banyaknya konsumen yang menikmati asyiknya menulis dengan tangan. Dan itu semua terlihat dari antusiasme masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan #Note4Story ini.

Kesuksesan Note 4 Collaboration dapat dilihat dari besarnya animo konsumen dalam berpartisipasi, serta memperlihatkan bagaimana keterbukaan konsumen terhadap berbagai upaya atau gerakan kolaboratif dengan tujuan yang positif dan meninggalkan suatu karya yang dapat berdampak besar bagi masyarakat. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)