Stasiun Tanjung Priok Dibuka Lagi, Tapi....

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Hermanto Dwiatmoko mengatakan tidak akan mengomersilkan Stasiun Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Kami tidak izinkan untuk komersil. Begitu nanti ada pertokoan kacau lagi itu," kata Hermanto di Stasiun Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin, 21 Desember 2015.

Hermanto beralasan lokasi stasiun tersebut jauh dari pemantauan, bila didirikan toko atau tempat makan seperti di Stasiun Jakarta Kota, bisa tambah semrawut. "Parkiran juga susah," katanya.

Stasiun Tanjung Priok (Foto: Wikipedia) Stasiun Tanjung Priok (Foto: Wikipedia)

 

Hermanto menyatakan tidak mudah mengoperasikan kembali Stasiun Tanjung Priok yang mulai direhabilitasi sejak 2007. Sebab, menurut Hermanto, kondisi lahan dengan banyak rumah-rumah sempat menghambat proses perbaikan.

Hari ini, Hermanto meresmikan perjalanan KRL Jakarta Kota-Tanjung Priok. Ia ikut menaiki kereta dari Stasiun Jakarta Kota, Jakarta Barat, bersama sejumlah orang dari kementeriannya. Kereta mulai berangkat pukul 11.50 dan tiba di Stasiun Tanjung Priok 20 menit kemudian. Ongkos kereta ini sebesar Rp 2.000, dengan jarak 8,8 kilometer.

Tempo

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)