STB Agresif Menggarap Turis Indonesia

Kegiatan berlibur tentunya tidak akan lengkap tanpa teman dan keluarga. Wisatawan Indonesia bertipekan “bonders” yaitu berlibur untuk menikmati waktu dan keluarga guna mempererat tali silaturahmi. Studi ini sendiri dilakukan Singapore Tourism Board (STB) dalam rangka mengenali tipe-tipe wisatawan.

Melihat karakteristik ini, pihak STB pun meluncurkan kanpamye “Singapura, Serunya Bareng-bareng!”. Kampanye ini diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan Indonesia, yang merupakan top market Singapura.

Menurut Michele Wooi, Area Director of Indonesia dari Singapore Tourism Board, pada  2014 lalu ada 15.1 juta turis asing yang datang ke Singapura. Sementara sebanyak 3.025.000 wisatwan berasal dari Indonesia. “Dari 15 juta tadi ada 20% wisawatan indonesia yang datang ke Singapura sehingga Indonesia menjadi market utama kami,” jelasnya.

Namun menguatnya US$ terhadap nilai tukar Rupiah, memberikan dampak yang signifikan pada industri ini. Oleh karena itu selain meluncurkan program kampanye, STB juga meluncurkan berbagai program promo. Program ini tidak hanya bekerja sama dengan travel agent dan maskapai penerbangan Indonesia saja, tetapi juga hotel, Bandara Changi, dan restoran di Singapura.

IMG_20150922_113622_HDR

Berbagai travel agent dan mitra perusahaan penerbangan pun memberikan berbagai promo harga seperti tiket murah, tema khusus untuk liburan, dan paket perjalanan yang menarik untuk memancing keinginan berlibur wisatawan Indonesia.

Selain berkunjung ke Universial Studio, Gardens by the Bay,Singapore Zoo, S.E.A Aquarium, wisatawan Indonesia ternyata juga senang dengan berbagai entertainment yang dihadirkan negara berlambang Merlion ini. Menurut Michele, entertainment merupakan salah satu destinasi utama wisatawan Indonesia datang ke Singapura. Salah satu contohnya adalah perlombaan F1 yang baru saja digelar.

Selain itu konser, teater, dan pergelaran seni juga menjadi list tujuan utama liburan. Tak heran bila dalam setahun, Singapura selalu menghadirkan banyak artis internasional untuk mengadakan pertunjukan. Tak heran bila dalam seminggu ada 500 penerbangan Indonesia-Singapura.

Untuk semakin menarik wisatawan Indonesia STB juga menggaet Christian Sugiono dan Titi Kamal sebagai Key Opinion Leaders mereka. Pasangan ini diharapkan mampu menginspirasi masyarakat Indonesia untuk datang ke Singapura.

Menurut Michele, keduanya dipilih karena mereka senang berjalan-jalan dengan teman dan keluarga ke Singapura. Selain karena dekat, Singapura juga dirasakan memiliki banyak hiburan bagi keluarga mungil ini. Bagi Titi Kamal, ia dan keluarganya dapat menikmati kebersamaan sambil menikmati aktivitas masing-masing.

Christian dengan menonton konsernya, Titi berbelanja serta edukasi bagi anak mereka. Oleh karena itu, Michele melihat bahwa pasangan ini merupakan representasi yang tepat sebagai wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Singapura.

Selain mengandalkan kepopuleran pasangan ini, STB juga gencar melakukan pemasaran di berbagai media. Beberapa contohnya yaitu sosial media, online media, surat kabar, majalah gaya hidup, majalah orang tua dan anak, dan lain-lain. “Kami juga mengadakan self-test quiz yang berhadihkan jalan-jalan ke Singapura. Kami berharap dengan berbagai promosi yang dilakukan, akan bisa menarik lebih banyak wisawatan, “ tutup Michele. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)