Strategi CIMB Niaga Jaring Dana Tax Amnesty

Dana repatriasi dari program tax amnesty yang diluncurkan pemerintah sejak Maret 2016 lalu hingga saat ini jumlahnya masih jauh dari target yang ditetapkan. Hingga 31/8/2016 lalu, jumlah pernyataan harta baru mencapai Rp 147 triliun yang terdiri dari deklarasi harta bersih dalam negeri sebesar Rp 116 triliun, deklarasi luar negeri sebesar Rp 21 triliun, dan repatriasi sebesar Rp 10 triliun. Sementara itu, pemerintah menargetkan dana reaptriasi yang masuk mencapai Rp 1000 triliun hingga 31/3/2017 nanti.

Jpeg

Direktur Tresuri dan Pasar Modal CIMB Niaga, Jhon Simon, mengaku sebagai bank gateway saat ini sudah ada dana yang masuk sejak tax amnesty diluncurkan, “Saya belum bisa sharing jumlahnya, yang pasti yang sudah komitmen itu jumlahnya sudah triliun,” ujarnya. Jhon memastikan dari dana yang sudah masuk ke Indonesia Rp 130 triliun itu didalamnya termasuk dana dari nasabah CIMB Niaga yang memilih investasi lewat perseroan.

Untuk itu, menurut Jhon pihaknya sudah menyiapkan sejumlah produk lindung nilai dan investasi dengan tenor 3- 5 tahun yang dapat diandalka untuk menjaring dana tax amnesty yang masuk. Untuk lindung nilai, perseroan menawarkan FX Forwards, FX Options dan Cross Currency Swap sebagai solusi untuk melakukan konversi valuta asing. Selain itu perseroan juga menawarkan Interest Rate Swap yaitu solusi bagi nasabah untuk lindung nilai risiko suku bunga.

Untuk investai, CIMB Niaga menyediakan beberapa produk berstruktur seperti Market Linked Deposit (MLD), SWAP Depo dan Strike Currency. Selain itu juga ditawarkan Obligasi Negara dan Obligasi Korporasi.

Menurut Jhon, pihaknya tidak menawarkan rate yang khusus karena sebagai bank buku III, rate yang saat ini ditawarkan yakni 7,5 % sudah maksimal, “Bahkan jika tidak ada tax amnesty pun kami tetap tawarkan rate yang sudah ada ini karena ini sudah yang terbaik,” ujarnya. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)