Strategi Co-Branding Kartu Kredit Bukopin ‘Berbuah Manis’

Bank Bukopin mencatat kartu kreditnya berhasil tumbuh sebesar 62,03%, dari Rp 115,77 miliar di semester I 2012, menjadi Rp 187,47 miliar di semester I 2013.

BUKOPIN Rups 2013Perseroan memprediksi kontribusi segmen ini terhadap kinerja keseluruhan segmen konsumer ke depan akan terus naik seiring peningkatan pangsa pasar kartu kredit merangsek ke 10 besar.

“Kami berharap pertumbuhan kinerja kartu kredit juga dapat menopang target pertumbuhan kinerja segmen konsumer sebesar 25% pada akhir 2013,” kata Tri Joko Prihanto, Direktur Keuangan Bank Bukopin.

Kontribusi segmen kartu kredit Bukopin juga mempengaruhi total pendapatan non-bunga (fee based income) perseroan, yang tumbuh menjadi 52,66% (fee based income per semester I Rp 356 miliar). Padahal, sebelumnya porsi kartu kredit pada semester I 2012 hanya 35,71%.

Tri Joko menjelaskan, kinerja kartu kredit terdongkrak setelah perseroan menerapkan  strategi promo, co-branding dengan korporasi dan komunitas serta struktur bunga yang menarik bagi para nasabahnya. “Kami juga memperbanyak titik pelayanan atau kerjasama dengan merchant.”

Sebagai catatan, sepanjang semester I 2013, Bukopin berhasil meningkatkan laba bersih mereka sebesar 21,81% menjadi Rp 504,9 miliar dibandingkan periode sama 2012 sebesar Rp 414,5 miliar. Sedangkan total aset tumbuh 16,80% menjadi Rp 70,9 triliun dari posisi yang sama 2012 sebesar Rp 60,7 triliun.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)