Strategi IM3 Ooredoo Kurangi Perilaku Pakai-Buang Kartu SIM

 

Pelanggan kartu selular pra bayar di Indonesia lazim berperilaku membuang atau mengganti kartu jika kuota internet telah habis atau hangus. Agar para pelanggannya tidak lagi berperilaku serupa, IM3 Ooredoo mengeluarkan fitur terbaru, yaitu Data Rollover. “Selama ini cukup banyak pelanggan prabayar yang beli kartu baru dipakai sampai habis kuota dan masa promonya lalu diganti lagi, kami mau pelanggan kami yang seperti itu berkurang,” ungkap CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli saat peluncuran produk baru tersebut.

Fitur Data Rollover ini merupakan bagian dari produk Freedom Combo dan berlaku juga bagi seluruh paket internet bulanan IM3 Ooredoo. Perilaku pakai-buang dipicu oleh dua hal. Pertama, pelanggan hanya mau menikmati paket data dalam masa promo-nya saja, setelah itu dibuang lalu diganti baru. Kedua, pemicunya datang dari operator yang kerap menghanguskan sisa kuota internet yang tidak terpakai pada akhir priode. Banyak pelanggan yang masih memiliki sisa kuota internet tidak terpakai dan tidak dapat menggunakannya secara penuh.

Dengan fitur baru Data Rollover ini, sisa kuota masih bisa dipakai bersama dengan kuota yang baru dibeli di periode berikutnya. Syaratnya, pelanggan harus memastikan pulsa yang ada cukup waktu perpanjangan paket, selain itu bisa juga melakukan pembelian ulang paket internet bulanan dengan harga sama atau lebih besar.

“Sekarang pelanggan tidak perlu khawatir lagi, apa yang telah mereka bayar, dapat mereka simpan,” jelas Alex. Pelanggan IM3 Ooredoo dapat menggunakan sisa kuota yang tidak terpakai ketika membutuhkannya, dan berlaku sampai dengan 12 bulan.

Dengan hadirnya fitur baru ini, Alex mengaku tidak memasang target untuk meraih pelanggan baru. Karena menurutnya selama ini 70% dari kapasitas jaringan hanya dipakai 5%-nya saja. “Padahal nilai investasinya sama dan ini dialami semua operator,” ungkapnya. Maka kemudahan-kemudahan seperti ini, menurut Alex, ditujukan untuk pelanggan yang menggunakan kapasitas internetnya normal. “Karena pada akhir 2016 lalu trafik kami persentasenya naik tetapi kebanyakan mereka yang pakai satu kartu untuk intercafe, ini yang mau kami kurangi dan fokus pada pelanggan yang pemakaian kapasitasnya normal,” Alex menambahkan.

Tetapi Alex tetap optimis pada tahun-tahun mendatang pengguna data akan semakin meningkat, mengingat saat ini di Indonesia penggunaan data di Indonesia sudah mencapai 4,5 jam per hari sudah mendekati AS yang mencapai 5,5 jam per hari.

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)