Strategi LG Merajai Pasar Kulkas Indonesia

Eric Setiadi, Direktur Marketing LG, menyatkan, berbicara produk kulkas berarti berbicara tentang ketahanan, penghematan dan kesehatan. Sebab, produk kulkas adalah suatu produk yang tidak hanya berusia 1-2 tahun tapi 3-5 tahun bahkan lebih dari itu. Oleh karena itu, LG sangat memperhatikan durability produknya agar dapat tahan lama.

LG kulkas

Eric juga menjelaskan, dengan kondisi listrik di Indonesia yang kebutuhannya semakin besar, maka diperlukan suatu teknologi yang dapat menghemat energi. Untuk itu, LG menjawab semua kebutuhan tersebut dengan menghadirkan produk kulkas yang saving hemat, dan dapat memberikan kesegaran makanan dalam kulkas. Sehingga harapan konsumen untuk dapat hidup yang sehat dapat tercapai.

Selanjutnya, Eric juga menjelaskan, kulkas adalah suatu produk yang dapat digunakan untuk mempercantik dan menghiasi interior rumah. Konsumen akan sangat selektif dalam memilih warna, bentuk dan motif kulkas yang sesuai dengan desain rumah mereka. Maka, LG juga juga konsen terhadap penampilan ini tidak hanya model interior kulkas, tapi juga eksteriornya.

Untuk lebih lanjut mengenai touch poin dan seberapa besar kontribusi kulkas bagi produk LG, berikut wawancara Syukron Ali dari SWA Online dengan Direktur Marketing LG, Eric Setiadi:

Kulkas LG2

Menurut Anda, ada berapa touch point untuk produk kulkas LG?

Berbicara produk LG dalam hal ini produk kulkas. Maka, yang menjadi perhatian kami dalam proses ketertarikan konsumen untuk membeli kulkas sampai konsumen membelinya. Maka, touch point yang kami perhatikan adalah : durability (ketahanan), teknologi, desain, brand image, layanan purna jual, promotor/instore , display/having experiences of costumer, dan digital service.

Dari jumlah touch point tersebut, mana saja yang merupakan touch point sensitif yang harus dikelola dengan baik agar pelanggan puas dan mau merekomendasikan kulkas LG kepada orang lain?

Sebenarnya antara satu touch point dengan touch point lainnya itu saling berkaitan. Tapi untuk touch point yang paling penting bagi kami adalah pada promotor. Karena merekalah yang menjadi representatif dari LG, menjadi ujung tombak yang dapat menjelaskan kelebihan produk LG dengan produk lainnya.

Lalu, apa yang Anda lakukan untuk memajukan promotor tersebut?

Di promotor, kami memiliki divisi promotion team (MOT/moment of trust). Setiap bulannya ada regular meeting. Para promotor tersebut kami didik dan latih tentang product knowledge dan LG, serta how to sale. Sehingga para promotor tersebut dapat menyampaikan dengan baik tentang produk-produk LG kepada para konsumen. Sampai mengurus bentuk display atau pajangan produk-produk LG di toko moderen.

Selain promotor, apa yang Anda lakukan untuk touch point lainnya?

Selain promotor, kami juga kembangkan display produk in store dengan keterangan produk secara detail secara menarik. Karena kecenderungan masyarakat Indonesia jika ingin membeli barang yang besar seperti kulkas, tivi dan sebagainya, kalau tidak melihat, memegang dan merasakannya langsung itu kurang puas. Jadi having experinces konsumen juga kami perhatikan.

Kemudian soal desain juga tidak luput dari perhatian kami. Warna-warna yang elegan bernuansa metalik di kulkas, kami hadirkan. Pancaran kecantikan ini dijamin tak akan pudar oleh bercak sidik jari yang tertinggal dari aktivitas pengguna dan dapat menjadi penghias interior rumah konsumen.

Di touch point digital service, kami juga memiliki pre purchase education for consument dengan berbagai layanan online lewat website LG. Seperti email, call center, live chat dan media sosial. Konsumen sebelum membeli dapat melihat katalog dan harga produk-produk LG serta lokasi toko di mana ada produk LG di berbagai wilayah di Indonesia.

Untuk layanan purna jualnya. Selain garansi sampai 10 tahun. Di layanan purna jual, kami memiliki 69 direct dan 102 in-direct atau representative dari LG yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Untuk konsumen premium yang membeli produk-produk LG kelas premium, kami juga memiliki layanan premium service dengan benefit premium pula untuk konsumen produk premier LG.

Dalam hal teknologi, kami mengembangkan banyak inovasi yang kami rancang sesuai dengan R & D kami. Kami memiliki teknologi door in door. Berupa tempat penyimpanan unik yang tersembunyi rapi di lapisan depan bodi, tepatnya melekat pada bagian dalam kabin bawahnya. Jadi, konsumen dapat mengambil makanan dalam lemari es tanpa membuka keseluruhan pintu utamanya.

Selanjutnya teknologi Multi Air Flow. Yang membuat hembusan udara terpancar dari tiga titik utama, dari bagian belakang, sisi samping kanan dan kiri yang dapat memastikan hembusan udara dingin dapat cepat melingkupi luas kabin. Dan LG Hygiene Fresh. Kerja fitur ini mampu mengeliminasi 99,99% kuman dan bakteri yang mungkin menempel pada bahan makanan kala penyimpanan hanya dalam waktu singkat, 15 menit.

Agar tetap dapat melayani kebutuhan listrik konsumen, meski harus berjalan dalam tegangan listrik rendah dengan batas mencapai 115V. Kami merencang teknologi inverter compressor yang dapat beradaptasi pada perubahan besaran tegangan listrik yang kadang menimpa pengguna.

Untuk brand image sendiri, sejak dua tahun terakhir. Awareness brand LG lebih dari 95%. Selain itu, lewat kegiatan CSR juga menjadi bagian dari program brand image kami untuk lebih mengenalkan produk LG ke masyarakat.

Bagaimana Anda melakukan benchmarking pengelolaan touch point dengan kompetitor?

Sebenarnya bukan benchmarking, tapi kita selalu terbuka dan membuka mata terhadap situasi di pasar. Kami juga selalu melakukan riset terkait kebutuhan konsumer.

Soal kompetitor, kami juga tidak khawatir. Karena kami memiliki produk yang baik, berkesinambungan dan selalu melihat pada kebutuhan konsumen. Dari berbagai reward yang kami terima dari berbagai lembaga, baik dari kepuasan pelanggan, top brand, sampai pada service center-nya, membuktikan bahwa produk LG memang diminati oleh konsumer.

Terus terang, banyak aktvitas LG hingga in store display banyak ditiru oleh kompetitor. Buat kami, itu tidak masalah. Dalam bisnis as long as we doing a fair and etichal business. Bahkan yang besar harus bantu yang kecil. Kalau perlu, sebagai leader harus bisa bantu yang ada di bawahnya.

Walaupun kami mendapat banyak penghargaan, bahkan bisa menjadi market leader, kami tidak boleh lupa, kami harus tetap peka pada lingkungan dan kebutuhan konsumen, serta terus memperhatikan apa yang dikerjakan oleh kompetitor. Ya, pada intinya enggak boleh sombong. Meski jadi market leader, tetap harus humble.

Bagaimana penjualan kulkas dalam 3 tahun terakhir? Beserta market share-nya?

Kami tidak bisa memberikan data detailnya. Tapi yang jelas sejak 2-3 tahun terakhir ini, untuk penjualan produk LG secara keseluruhan mencapai Rp 20 triliun/ tahunnya untuk penjualan domestik dan ekspor. Memang untuk produk elektronik ini growth-nya tiap tahun tidah sampai double digit, hanya single digit.

Untuk market share-nya sendiri, sampai akhir 2014 total market share elektronik LG Elektronik Indonesia di luar mobile mendekati angka 30%. Dengan tiap kategorinya berkisar antara 20-30%.

Market share LG 3 tahun terakhir: 2012: 28%, 2013: 27%, 2014: 22%. Penurunan tersebut karena LG tidak lagi fokus pada produksi kulkas satu pintu. Tapi fokus pada produk premium atau smart kulkas yang ada 2-4 pintu atau door in door. Jadi, segmen yang di incar adalah segmen premium.

Berapa persen kontibusi penjualan kulkas terhadap penjualan LG?

Kami membagi menjadi dua kategori. Pertama home entertainment: terdiri dari produk TV, audio player, video dll. Mencapai 50%. Sedangkan untuk produk home appliences, yang terdiri dari AC, kulkas, mesin cuci dll: mencapai 50% dengan produk kulkas dan AC yang paling dominan disusul dengan mesin cuci dan microwave.(***)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)