Strategi Oulu Taklukkan Pasar Sanitary Ware di Indonesia

Direksi Sandimas Group,. Marzuki Tan Direktur Utama Sandimas Group (keempat dari kiri) di sela-sela product launching & gathering OULU

 

Kiprah Sandimas Group kian diperhitungkan sebagai perusahaan yang bergerak di bidang bahan bangunan. Selain sukses menguasai pasar granite tile, Sandimas merambah ke sanitary ware.

Setelah 10 tahun menjajaki pasar Indonesia, Sandimas Group kian fokus memasarkan produk sanitary ware asal Tiongkok, yaitu Oulu dengan varian produk, closet, wastafel, dan urinal. Menurut Marzuki Tan, Direktur Utama PT Dekoramik Perdana (Sandimas Group), produk Oulu sudah dipasarkan di Indonesia sejak tahun 2007. Hanya saja selama 5 tahun pertama di Indonesia, Oulu masih melakukan edukasi dan menjajaki pasar di Indonesia.

Diakui Marzuki, ternyata hasilnya bagus, sehingga di tahun ke-6 Sandimas memutuskan bangun pabrik Oulu di Pasar Kamis, Tanggerang. Hingga tahun ini pabrik Oulu melakukan penambahan kapasitas 3 kali lipat. "Produksi awalnya sekitar 12 ribu/bulan, tapi sekarang sudah mencapai 40 ribu/bulan," kata Marzuki.

Marzuki menambahkan, produk Oulu memiliki beberapa keunggulan dibandingkan produk kompetitor. Salah satunya, bahwa produk-produk Oulu terlihat lebih putih dibandingkan kompetitor. Selain hemat air, Oulu juga berani memberi garansi selama 10 tahun serta harga yang jauh lebih murah. “Kami bisa memberikan harga lebih murah, apalagi Oulu sudah diproduksi di Indonesia,” ia menambahkan.

Kehadiran pabrik di Indonesia membuat Sandimas bisa memiliki banyak varian produk dan mampu menanggapi berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan ruang hidup dan aristektur kontemporer yang diinginkan pelanggan.

Menurut Hasan Basil, Direktur Sandimas Group, keberadaan pabrik sangat mempengaruhi kepercayaan konsumen, khususnya bila ingin menggarap berbagai project commercial. Karena kepastian dan ketersedian barang/produk sangat dibutuhkan untuk menjamin kelangsungan proyek.

Dengan pabrik di Tanggerang membuat Oulu dipercaya untuk project commercial, residential, seperti Ciputra Group, Agung Sedayu Group, Intiland, Paramount. Selain itu, untuk mendekatkan diri ke pasar Oulu juga masuk ke beberepa modern ritel bahan bangunan seperti Mitra 10 dan lain-lain. Jadi sangat wajar bila di Indonesia Oulu masuk dalam 3 besar penguasa pasar sanitary ware di Indonesia, mendampingi Toto dan America Standrard.

Hasan menambahkan, dari sisi penjualan saat Sandimas Group sudah mencapai Rp 500, dengan adanya penambahan kapasitas produksi diharapkan bisa mencapai Rp 700 miliar di akhir 2017. "Tahun 2018, ditargetkan akan tembus Rp 1 triliun, di mana kontribusi terbesar dari produk granite tile (80%) dan
sanitary ware (20%)," kata Hasan.

Diakui Linda Tan, Executive Deputy Director Sandimas Group, untuk memproduksi sanitary ware perlu dukungan teknologi dan kreatifitas yang tinggi. Selain capital based, industri ini juga butuh creativity base, makanya agak sulit mengembangkan industri sanitary ware. Beberapa produk terbaru Oulu yang akan menjadi andalan Sandimas, salah satunya Oulu C380 Green Washer yang dilengkapi dengan pembilas dan beroperasi tanpa listrik.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)