Strategi University of Technology Sydney Gaet Pelajar Indonesia

Perguruan tinggi Australia,  (UTS) mendorong pemuda Indonesia belajar dan menekuni karir di bidang industri kreatif. Dalam mendukung komitmen Indonesia untuk industri kreatif, perwakilan senior dari UTS:INSEARCH, penyedia jalur menuju University of Technology di Sydney melakukan serangkaian kegiatan Design Masterclasses di Indonesia.

Design Masterclass diadakan bagi para pelajar SMA di lima kota besar di Indonesia dengan tujuan untuk membantu pelajar mengembangkan pemahaman mereka mengenai proses desain, percobaan dalam menggabungkan bentuk dan gerakan, menerapkan pemikiran desain untuk memecahkan masalah, dan belajar tentang peluang karir di industri kreatif.

Program Manager, Design and Architecture, UTS:INSEARCH, Dr Matthew Holt, mengatakan, pihaknya sudah melakukan roadshow sejak 26 Oktober dan akan berakhir 6 November 2015. Sedangkan kota-kota yang disambangi mencakup Jakarta, Medan, Bandung, Surabaya, dam Denpasar. “Kami terus mendorong anak Indonesia belajar desain. Saat ini sudah banyak pelajar Indonesia sekolah di UTS," ujarnya.

UTS

Industri kreatif telah menyumbang sekitar 7% dari total PDB Indonesia atau sekitar Rp 641.815 miliar. Sektor ini telah bertumbuh sebesar 10,9% dari tahun 2012 sampai 2013. Sejak tahun 2006, industri kreatif di Indonesia telah bertumbuh hampir 100% dalam kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menarik banyak pemuda Indonesia sebagai tenaga kerja yang berjumlah lebih dari 11,9 juta kedalam kesempatan kerja dan usaha yang baru. "Kami melihat kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk mendapatkan pengalaman yang berharga melalui belajar di UTS:INSEARCH dan University of Technology Sydney’s Facility of Architecture, Design and Building dalam mengembangkan keterampilan mereka agar dapat menampilkan budaya kreatif Indonesia di panggung internasional," ujarnya

Naomi Soomon, Design Lecturer UTS INSEARCH, mengatakan, program studi yang ditawarkan di UTS mempersiapkan mahasiswa untuk peluang dalam industri kreatif global, dimana akan menjadi sebuah keuntungan dalam bersaing di AEC. "Tren dalam Desain, kreativitas dan arsitektur sekarang dipengaruhi pada skala global, dimana ide-ide internasional mempengaruhi praktek lokal," kata Ms Solomon.

UTS, menurut dia, menawarkan pilihan bagi mahasiswa untuk sebuah pengalaman internasional dengan menghadiri Global Studio yang memungkinkan para pelajarnya untuk berpartisipasi dalam tur studi intensif di negara lain. UTS Global Studio menawarkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam studi wisata dan belajar tentang multidisiplin desain di Indonesia, komunikasi visual dan animasi di Jepang dan tekstil serta fashion di India. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)