Telkomsel Gelar Ekshibisi MyBusiness di Empat Kota Besar

Solusi enterprise mobility menjadi hal yang tidak dapat dihindari oleh perusahaan dalam melakukan transformasi digital, baik untuk mobilitas karyawan maupun keterlibatan pelanggan (customer engagement).

Fungsinya, antara lain untuk meningkatkan akses terhadap informasi, meningkatkan efisiensi proses bisnis, meningkatkan produktivitas karyawan, menurunkan biaya operational, meningkatkan customer experience, dan lain-lain. Menangkap kebutuhan ini, Telkomsel menggelar ekshibisi MyBusiness di empat kota besar.

Disampaikan Vice President Enterprise Mobile Product Marketing Telkomsel, Arief Pradetya,  nilai pasar ICT mobility korporat pada 2016 Rp 14 triliun. Nilai ini memang tidak sebesar non mobility yang digarap Telkom sebagai induk usaha senilai Rp 86 triliun. "Tapi pertumbuhan ICT mobility korporat 15 persen per tahun, cukup besar. Lebih detil, pertumbuhan solusi dari pasar ICT 19 persen per tahun lebih besar dibanding pertumbuhan connectivity yang hanya 11 persen," ujarnya. Inilah yang disasar Telkomsel, pasar solusi untuk layanan MyBusiness kali ini.

Menurut Arief, nantinya Telkomsel ingin lebih dikenal bukan sebagai telko konsumer tapi juga terdepan di solusi. Walau demikian diakui Arief porsi layanan connectivity saat ini di MyBusiness Telkomsel masih dominan 90 persen, sedang solusi baru 10 persen. Targetnya, pada 2021 porsinya menjadi 35 persen untuk solusi. Untuk itu kolaborasi dengan SI sebagai cara untuk mendorong porsi ini meningkat. Telkomsel menyadari keterbatasan awaknya saat ini, karenanya untuk mengatasi ini dengan kolaborasi.

Arief tidak bisa menyebutkan dengan pasti seberapa besar pangsa pasar Telkomsel di pasar B2B ini. "Sulitnya di pasar B2B, tidak ada pemain yang terbuka makanya tidak ada yang tahu berapa porsi satu dengan lainnya," elak Arief. Tapi Arif bisa meyakinkan bahwa Telkomsel jauh lebih dominan dari pemain lain juga dari layanan ritel. Arief menambahkan untuk layanan Solusi itu pesaingnya bukan perusahaan telko saja tapi juga mereka yang bergerak di System Integrator (SI). Melihat kondisi dan peluang ini, Telkomsel mengambil langkah kolaborasi dengan para SI itu.

Ada 210 account manager disiapkan Telkomsel untuk melayani klien-klien korporat, pemerintahan dan enterprise besar. Untuk SME, karena jumlahnya banyak penjualannya dibantu melalui sales apps Telkomsel dan pihak ketiga. Telkomsel tidak menjual layanan B2B nya ini untuk bisnis mikro.

Arief menjelaskan, untuk perusahaan asuransi misalnya, bisa menggunakan layanan ini jika salesnya ingin difasilitasi perangkat yang hanya bisa digunakan untuk keperluan penjualan asuransi. "Kami bisa bekerja sama dengan Samsung untuk setting ponselnya hanya untuk meningkatkan kinerja perusahaan asuransi, tapi perangkat yang dibagikan itu sama sekali tidak bisa digunakan untuk keperluan pribadi," tutur Arief.

Ekshibisi MyBusiness kali ini mengambil tema “Mobility Solution for Your Digital Transformation” digelar di empat titik, yakni Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta (5 Oktober 2017), Hotel Adi Mulia Medan (12 Oktober 2017), Hotel Clarion Makassar (18 Oktober 2017), dan Hotel Sheraton Surabaya (25 Oktober 2017).

Dalam Ekshibisi MyBusiness, Telkomsel membuka beberapa booth untuk menampilkan empat area solusi berdasarkan kebutuhan pelanggan, yaitu Communication, Mobility, Cloud and Apps, serta Smart Industrial Park.

Pada area Communication terdapat booth solusi TeamPLAN dan Smart Voice Communication yang memungkinkan perusahaan untuk efisiensi biaya operational baik komunikasi internal maupun ekternal perusahaan. Sedangkan area Mobility yang menampilkan booth Mobile Security, Unified Collaboration/Communication, Mobile Device Management (MDM), dan Manage Service Connectivity memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan performa bisnis dengan membuat karyawan perusahaan dapat terus terhubung kapan saja, di mana saja, dan dari perangkat apa saja.

Area Cloud and Apps menyediakan booth Mobile Workforce dan Mobile Application Development Platform yang mendukung perusahaan untuk menjalankan bisnisnya dan bersaing lebih efektif di pasar dengan bundling mobile apps yang dikustomisasi sesuai kebutuhan pelanggan, baik cloud maupun on-premise. Sementara area Smart Industrial Park menampilkan solusi untuk pengelolaan kawasan booth yang membantu perusahaan dalam pengelolaan tenant dan mengotomatisasi proses bisnis perusahaan untuk meningkatkan efisiensi secara menyeluruh.

Selain solusi-solusi yang ditampilkan pada ekshibisi kali ini, Telkomsel juga menyediakan solusi Internet of Things berupa Fleet Management, Asset Management, solusi Big Data berupa Mobile Insight & Measurement, Digital Advertising dan Digital Payment untuk melengkapi portofolio solusi segmen korporasi.

Saat ini MyBusiness telah dipercaya oleh lebih dari dua juta pengguna di seluruh Indonesia dari berbagai bidang industri, seperti Automotive & Transport Services, Bank and Finansial Management Services, Government, Military & Police Services, Healthcare & Welfare Services, Hospitality & Business Services, Manufacturing & Agribusiness, Media & Communication Services, Property & Contruction Services, Trading & Distribution Services, Utilities, Energy & Resources Services.

Pada kesempatan ini, Telkomsel juga memberikan penawaran menarik berupa harga khusus berlangganan paket-paket solusi tersebut selama satu bulan hingga tiga bulan. Promo ini berlaku selama 90 hari sejak berlangsungnya Ekshibisi MyBusiness.

Editor : Eva Martha Rahayu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)