Tiga Bulan Mendatang, Smartfren Targetkan Penjualan 1 Juta Unit untuk Ponsel Terbarunya

Setelah hadir dengan beberapa seri terbarunya, PT Smartfren Telecom Tbk, penyedia layanan komunikasi, kembali hadir dengan inovasi terkini. Smartfren menawarkan dua produk sekaligus yang diluncurkan pada hari ini. Kedua produk itu adalah ponsel pintar (smartphone) yang bernama NewSmartfren Andromax T dan tablet Smartfren Andromax Tab 8.0.

NewSmartfren Andromax T, bentuknya lebih tipis dibandingkan dengan seri sebelumnya. Ketebalan telepon genggam pintar ini hanya 7,8 milimeter. “Smartphone ini terasa stylish, sehingga membuat produk ini terasa nyaman di tangan maupun saku,” ucap Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren.

Djoko Smartfren

Tidak hanya itu, seri ini juga hadir dengan resolusi ketajaman layar hingga 4.3 qHD. Ponsel pintar ini juga memiliki kamera belakang 8 Mp dan kamera depan 2 Mp, bertambah dari seri Smartfren Andromax V yang hanya 1 Mp. Sehingga menurut Djoko, ponsel ini dapat memanjakan kebutuhan pelanggan untuk video chat atau video call.

Sedangkan, tablet yang diluncurkan Smartfren hadir dengan inovasi teknologi terbaru. Keunggulan dari tablet ini adalah kemampuan melakukan aktifitas lain dalam satu waktu seperti menonton video sambil berselancar di internet. Tablet ini juga dilengkapi dengan sistem wireless display extention yang mampu menghubungkan tampilan layar tablet dengan media yang lebih besar seperti monitor atau televisi.

Harga yang ditawarkan untuk ponsel pintar adalah Rp 1.799.000. Setiap pembelian ponsel pintar ini akan di-bundling dengan kartu perdana Smartfren dan gratis paket data sebesar 1,5 GB. Sedangkan Andromax Tab 8.0 dibandrol harga Rp 2.350.000.

Djoko mengatakan, target penjualan dari ponsel sebanyak satu juta unit untuk tiga bulan ke depan. Sedangkan tablet mencapai seratus ribu unit.

Dengan diluncurkan kedua produk baru ini Djoko dalam wawancaranya menargetkan di akhir tahun mencapai 14 juta pelanggan, saat ini Djoko mengatakan pelanggan Smartfren sebanyak 12.500.000 pelanggan.

Smartfren

Pertambahan pelanggan berasal dari modem. Pertambahan ini akan flat karena berkurangnya pengguna laptop. Pelanggan data modem dulu bisa sampai tiga sampai empat ribuan perhari. Net sekarang bisa sekitar 2 ribuan. Pertumbuhan pesat pelanggan adalah di smartphone. Pelanggan baru bisa sampai empat sampai lima ribuan,” kata Djoko.

Menurut Djoko, gangguan jaringan yang kerap terjadi pada pelayanan Smartfren diakibatkan oleh perbaikan kabel optik yang sudah harus diganti. Ia juga menambahkan di Jawa sedang ada perbaikan kabel optik.

Di akhir tahun Djoko mengatakan, Smartfren akan kembali meluncurkan produk terbarunya. Namun ia tidak menjelaskan produk tersebut. Dua produk ini adalah rangkaian dari Smartfren untuk meluncurkan produk-produk terbarunya. (Yanuar Rizky)

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)