Trik Jitu Menembus Pasar China

China masih menjadi salah satu negara tujuan ekspor terbesar di dunia. Dengan jumlah penduduk mencapai 1,2 miliar jiwa, pebisnis mana yang tak tergiur untuk masuk ke Negeri Tirai Bambu. Untuk pengusaha Indonesia yang tertarik bisa datang ke In Style, Hong Kong Expo di Jakarta Convention Center, 17-19 September mendatang.

Kampanye promosi berskala besar garapan Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) itu akan mempertemukan 100 pengusaha terbaik di Hong Kong, yang aka menampilkan produk gaya hidup, suvenir, perhiasan, jam, elektronik, dan peralatan rumah tangga. “Trade expo ini adalah bagian dari kampanye kami untuk mempromosikan Hong Kong dan meningkatkan kerjasama ekonomi dengan Indonesia,” kata HKTCD Regional Director for Southeast Asia and India, Dannie Chiu.

Menurut dia, HKTDC siap memberikan layanan terbaik dan komprehensif untuk menghubungkan perusahaan dari kedua negara dalam mencari peluang pasar baru. Hong Kong adalah pintu masuk ke China, pasar terbesar di dunia. Pengusaha akan mendapatkan bantuan teknis mengenai kultur bisnis di Tiongkok yang pastinya berbeda dengan negara-negara lain. Sistem perbankan di negeri tersebut juga relatif berbeda.

“Kami menawarkan kerjasama yang bermanfaat untuk mengurangi risiko. Tengok saja Apple yang memulai bisnisnya dari Hong Kong. Pengusaha akan lebih percaya diri menembus pasar China melalui Hong Kong,” ujarnya.

Hong Kong Trade Development Council (HKTCD) Regional Director for Southeast Asia and India, Dannie Chiu (kiri) dan Director for Indonesia Leung Kwan Ho Hong Kong Trade Development Council (HKTCD) Regional Director for Southeast Asia and India, Dannie Chiu (kiri) dan Director for Indonesia Leung Kwan Ho

HKTDC Director for Indonesia, Leung Kwan Ho menambahkan, pertemuan antarpengusaha kedua negara di In Style, Hong Kong Expo juga akan bermanfaat untuk menggali nilai tambah beragam peluang bisnis yang menguntungkan. Indonesia kaya akan sumber daya alam dan budaya. Dengan pengemasan dan pemasaran yang menarik, bukan tak mungkin, banyak produk baru dan unik bakal laris manis di pasar Hong Kong, China, Asia dan bahkan dunia.

“Kami, pengusaha Hong Kong memiliki keahlian di bidang desain, manajemen, pemasaran, dan lainnya yang bisa membantu pengusaha Indonesia untuk menembus pasar China dan juga Asia. Kami telah berpengalaman bernegosiasi dengan sejumlah regulator di China dan juga kawasan Asia,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kemunculan pasar baru di kawasan Asia, Afrika, Timur Tengah, dan Amerika Latin akan menambah menarik perdagangan dunia di tengah lesunya pasar tradisional, seperti Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Dengan beragam produk unggulan, Ho yakin bisa melihat lebih banyak pengusaha Indonesia yang mampu menembus pasar China dan kawasan Asia. “HKTDC siap membantu dan membuka jalan dengan keahlian dan pengalaman yang dimiliki,” katanya.

Tahun lalu, hubungan kerjasama perdagangan Indonesia-Hong Kong mencapai US$ 5,13 miliar. Ekspor Hong Kong mencapai US$ 2,61 miliar dengan nilai impor dari Indonesia sebesar US$2,52 miliar. Hubungan perdagangan bilateral terjalin kuat di beberapa kategori produk, dengan ekspor utama Hong Kong ke Indonesia meliputi peralatan telekomunikasi dan suku cadang, komputer, kain, mesin, dan peralatan kantor.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)