Upaya Galenium Dongkrak Penjualan Produk Kesehatan

Permintaan terhadap produk perawatan kesehatan dan obat-obatan terus mengalami peningkatan di Indonesia. Hal ini juga berimbas terhadap peningkatan produksi PT Galenium Pharmasia Laboratories (GPL) yang dikenal sebagai produsen produk perawatan kesehatan dan obat-obatan berani menargetkan produksi tahun ini meningkat 30%. “Pasar produk personal skin care (PSC) dan farmasi tahun ini diprediksi akan tumbuh sekitar 10%-15%, “ kata Juzardi Joesoef, Direktur Utama PT GPL.

Saat ini GPL telah memproduksi beberapa produk perawatan kesehatan (health care) ternama seperti Caladine, JF, Oilum & Belsoap. Menurut Juzardi, dalam hal produksi GPL selalu berorientasi pada mutu & kepuasan pelanggan. Dengan motto We Care For People’s Lives, GPL telah berhasil meraih beberapa penghargaan dalam hal Quality System seperti ISO 9001: 2000, GMP (Good Manufacturing Practice) for Cosmetics dan juga GMP for Medicine.

Tahun lalu, kontribusi penjualan GPL sekitar 70% berasal dari penjualan produk PSC dan 30% -nya berasal dari produk farmasi dan over the counter serta ethical atau berdasarkan resep dokter. Saat ini GPL memiliki sekitar 45 jenis produk PCS dan setiap tahun ditargetkan akan memproduksi sekitar 10 produk baru.

Untuk meningkatkan service dan mendekatkan diri dengan konsumen, GPL menggandeng PT Yasa Mitra Perdana (perusahaan penyedia logistik) dan PT Atri Distribusindo yang merupakan perusahaan distribusi yang mendistribusikan beberapa produk seperti milk, snack, drinks, toiletries, cigarettes, household & confectionery dan lain-lain.

Victor Setyawan, Group Brand Manager PSC dari GPL, menambahkan, peningkatan produksi sangat diperlukan untuk menjamin ketersediaan produk perusahaan, apalagi melalui kerja sama ini produk PSC disalurkan melalui jaringan ritel modern seperti Alfamart dan juga Indomaret yang masing-masing jumlahnya mencapai 7.000 outlet yang tersebar di beberapa kota besar di Indonesia, sehingga potensinya sangat besar.

Untuk memenuhi target tersebut, GPL akan melakukan peningkatan kapasitas produksi pabrik melalui pembelian mesin dan penambahan serta perbaikan fasilitas. Saat ini GPL memiliki pabrik di Bogor yang luasnya sekiitar 20 ribu meter persegi dengan total karyawan sekitar 1.400 orang. Peningkatan volume produksi menjadi strategi utama GPL untuk mendongkrak pertumbuhan penjualan pada tahun ini. Selain itu, untuk memperkuat saluran distribusi produk dengan perusahaan logistik.

Untuk pasar dalam negeri, GPL akan agresif memasarkan produk ke kawasan Indonesia Timur. Victor menjelaskan saat ini perusahaan tengah mencoba bekerja sama dengan distributor untuk Papua dan Sulawesi di mana kontribusi pendapatan GPL saat ini masih didominasi dari penjualan di Jawa dan Sumatera. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)