Upaya PJB Optimalkan Daya PLTU Amurang

Sempat mengalami gangguan dan penurunan daya mampu, PT PJB berhasil memulihkan daya mampu PLTU Amurang kembali menjadi 25 MW. Ini semua berkat kerja sama antara PT PJB dan PT PJBS selaku asset operator serta PT PLN (Persero) Sulutenggo selaku asset owner.

PT Pembangkitan Jawa – Bali (PJB) ditunjuk oleh PLN Sulutenggo untuk melakukan jasa Operation & Maintenance di PLTU Amurang. Perusahaan pembangkit listrik yang berbasis di Surabaya itu kemudian menggandeng anak perusahannya PT PJBS untuk memulai penugasan tersebut pada Januari 2014.

Berbagai upaya dilakukan agar PLTU Amurang 1-2 dapat kembali beroperasi optimal dengan beban 15 MW dan 18 MW. Diantaranya, dengan mengganti tube boiler, memasang Continous Blow Down pada valve-valve, pembersihan condenser, dan pembersihan sudu-sudu turbin.

Menurut Direktur Operasi II PT PJB, Miftahul Jannah, tim juga melakukan serangkaian tes, identifikasi dan rekomendasi hingga akhirnya pembangkit bisa optimal sesuai desain awal 25 MW. Selain itu, PLTU Amurang juga sudah dinyatakan memenuhi persyaratan untuk mendapatkan bendera emas SMK3.

Machnizon Masri, Direktur Bisnis Regional Sulawesi Dan Nusa Tenggara PT PLN (Persero) mengapresiasi upaya PT PJB dan PT PJBS dalam pemulihan PLTU Amurang. Ia berharap sukses itu bisa diikuti PLTU yang lain. “Ini adalah awal perjalanan. Semoga ke depan mampu mengelola dan mengoperasikan unit dengan lebih baik, efisien, dan andal,” kata dia.

Atas keberhasilan itu, PT PJB, PLN, dan PJBS menggelar syukuran dengan santunan untuk puluhan anak yatim dan penanaman pohon di sekitar PLTU. Penanaman pohon merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Manajemen PLTU Amurang tidak semata mengedepankan masalah operasional, namun juga memperhatikan masalah lingkungan di sekitar unit.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)