ZTE Targetkan Pengapalan 60 Juta Smartphone

ZTE Corporation, penyedia telekomunikasi, enterprise dan solusi mobile terkemuka, merayakan ulang tahun ke-30 dengan angka total pengapalan perangkat mobile yang membanggakan. Pada tahun 2014, ZTE mengapalkan 100 juta perangkat mobile ke seluruh dunia, termasuk 48 juta smartphone. Pengapalan smartphone tersebut mengalami 20% pertumbuhan dari 70% total pendapatan ZTE Mobile devices.

Inovasi teknologi adalah kunci perkembangan bisnis ZTE. Komitmen perusahaan untuk terus melakukan penelitian menjadi salah satu faktor yang menguatkan pertumbuhan perusahaan ini sejak berdiri 30 tahun yang lalu. Inilah yang membuat ZTE menjadi salah satu perusahaan teknologi terkemuka. Penelitian ini mendukung perusahaan untuk dapat memberikan produk dan pelayanan yang lebih unggul serta menciptakan nilai tambah bagi pelanggan. Pada tahun 2014, ZTE berhasil mendirikan 19 pusat R&D di seluruh dunia yang didukung oleh 4.000 tenaga ahli. Di Indonesia, PT ZTE Indonesia pernah meneken kerjasama dengan institusi telekomunikasi terbesar di Indonesia, Institut Teknologi Telkom (ITT) untuk membiayai Pusat Pelatihan dan ZTE-ITT Asia Pacific R&D di Bandung.

Smartphone ZTE (Foto: IST) Smartphone ZTE (Foto: IST)

Dalam industri perangkat mobile, ZTE memiliki pendekatan 3+1, di mana ZTE menghadirkan tiga lini produk unggulan dan satu seri sub-brand ZTE. Ini adalah bagian dari rangkaian lengkap perangkat mobile yang ditawarkan ZTE Indonesia dalam 15 tahun terakhir, termasuk telepon genggam dan perangkat mobile broadband. Sebelumnya, ZTE Indonesia fokus melakukan closed-market dengan bekerja sama dengan berbagai operator terkemuka di dalam negeri dan menyediakan jutaan perangkat mobile untuk operator tersebut. Sejak tahun 2014, ZTE Indonesia melakukan terobosan dengan memasuki open market di Indonesia, dan meluncurkan 6 smartphone dengan menggunakan merek ZTE. Pertumbuhan penjualannya pun mencapai lebih dari 200%.

Pada tahun 2015, era connected world, ZTE akan melanjutkan investasinya dalam meningkatkan pengalaman pengguna serta menciptakan inovasi yang menghadirkan cara berinteraksi baru dengan menggunakan perangkat mobile melalui internet mobile broadband. ZTE menargetkan pengapalan 60 juta smartphone ke seluruh dunia dan mencapai 45% pertumbuhan untuk smartphone mid-high end. Sejalan dengan komitmennya untuk menyediakan teknologi terbaik bagi pengguna, ZTE aktif berinvestasi untuk memperluas jalur penjualan dan pemasarannya, yaitu dengan membangun gerai resmi mereka dan menjalin kerjasama dengan situs e-commerce. Hal ini terlihat dari kerja sama perseroan dengan Lazada dan Carrefour, serta pembukaan gerai pertama di Yogyakarta.

“Dalam 3 dekade terakhir ini, industri ICT telah menyaksikan perubahan yang revolusioner, di mana internet, teknologi informasi dan teknologi komunikasi informasi saling terintegrasi, sehingga komunikasi B2B dan B2C menjadi lebih dekat dan lebih cepat dalam basis yang sama,” kata Shi Lirong, President dan CEO ZTE, dalam rilisnya.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)