Mau Tahu Rahasia XL Memperkuat Militansi Karyawan?

Dalam persaingan dunia bisnis, peran SDM sangat berpengaruh besar untuk meningkatkan performa perusahaan. Apalagi di dunia digital yang tengah berkembang pesat dewasa ini. Perebutan SDM (talent war) antar perusahaan sudah tidak dapat dielakkan lagi.  Saat ini generasi millenial banyak memasuki dunia kerja.

Karakter generasi millenial yang cenderung menguasai perkembangan dunia teknologi, membutuhkan penanganan sendiri oleh divisi SDM perusahaan. Begitu halnya cara unik yang dilakukan PT XL Axiata Tbk (XL) dengan jumlah karyawan millenialnya mencapai 42% dari total 1.960 orang karyawan.

XL

Sebagai perusahaan yang bermimpi menjadi leader di era digital di Indonesia, XL pun melakukan transformasi strategis yang mencangkup berbagai aspek, termasuk aspek people yang perannya tidak bisa dipandang sebelah mata untuk membawa transformasi perusahaan pada rel yang sudah ditentukan.

Menurut Eka. B Danuwirana, Chief Corporate Affair Officer XL,untuk mencapai itu, XL telah menelurkan banyak program pengembangan SDM di perusahaan. Beberapa program itu adalah XL Future Leader (XLFL) yang sudah berjalan sejak 4 tahun lalu dan berhasil merekrut sebanyak 100 karyawan tetap dari 1.250 peserta (calon karyawan) yang telah mendaftar setiap tahunnya, gabungan dari program Global Thingking & Millenial Apprentice.

Ada 4 kategori XLFL yang menjaring peserta dari universitas-universitas negeri dan yang berakreditasi A di Indonesia. Pertama, kategori Global Thinking untuk mahasiswa semester 3 dan 5 yang dididik selama 2 tahun program. Kedua, kategori Scholarship untuk mahasiswa semester 7 dan 8. Uniknya, program XLFL Scholarship yang digelar selama 2 minggu itu, peserta akan mendapat didikan langsung dari Akademi Militer di Magelang.

Ketiga, program e-learning yang bisa diikuti oleh semua orang via portal elearn.xlfutureleaderscom. Dan yang keempat, program pre-Talent employee, yaitu program Millenial Apprentice yang menampung lulusan universitas untuk langsung magang selama setahun di berbagai bagian strategic di XL dan mereka nantinya akan punya kesempatan lebih besar untuk menjadi karyawan tetap di XL.

"Hasilnya, selama program XLFL telah bergulir ada peserta yang sudah menempati posisi General Manager (1 orang) dan ada 3 orang lainnya yang menempati posisi manajer," jelas Eka pada SWA Online saat ditemui di kantornya di Menara Prima, Mega Kuningan Jakarta beberapa hari yang lalu.

Menurut mantan Group Head Human Capital Bank Syariah Mandiri itu, dengan adanya pendidikan militer akan menumbuhkan etos kerja yang lebih militan dan semangat juang tinggi. "Lewat pendidikan di militer, akan tumbuh jiwa kepemimpinan yang kuat, budaya ITS XL yang menjadi standar magang bisa dicapai dan disiplin," jelas Eka yang baru bergabung dengan XL sejak 2 bulan yang lalu.

Sebagai informasi, formula ITS XL adalah; uncompromising Integrity, Team Work, Simpliaty dan Exceptional Performance. Yang mencakup sikap jujur, adil, taat, bertanggung jawab, kolaborasi kerja hingga tuntas, memahami pelanggan, inovasi dan efisien. Semua sikap tersebut diserap, dilatih dan dibiasakan lewat pendidikan ala militer yang menjadi KPI di perusahaan.

Untuk program pre Talent XL, selain XLFL juga ada program Millenial Apprentice yg menampung lulusan kuliah utk langsung magang selama setahun di berbagai bagian kritikal di XL, mereka ini yang nanti nya akan punya kesempatan menjadi karyawan tetap XL dan menjadi calon leader di XL.

Tidak hanya program XLFL saja yang menerapkan prinsip militer. Untuk program pembinaan jabatan level manajer ke atas pun, diterapkan sistem yang serupa di Pusat Pendidikan Ajudan Jenderal selama 4 hari. Lewat program tersebut, XL menjadi pelopor pendidikan karyawan ala militer di perusahaan telekomunikasi di Indonesia.

Dimulai pada bulan November 2015, hingga Januari 2016 sudah ada 3 angkatan yang terlibat dalam pelatihan tersebut dengan jumlah peserta sebanyak 400 karyawan. Membangun patriotisme, memupuk kekompakan, menanamkan mental, disiplin, dan semangat juang untuk menghadapi dunia telekomunikasi yang terus berkembang. Adalah nilai-nilai yang disalurkan kepada karyawan dalam kesehariannya bekerja di perusahaan.

Eka mengklaim, salah satu dampak dari pelatihan ala militer tersebut dapat terlihat dari kekompakan tim, kecepatan dan disiplin yang meningkat.

Sebagai komandan SDM baru di XL, Eka sedang menyiapkan program pengembangan SDM yang lebih powerfull. Hanya saja, karena timingnya belum pas, Eka masih merahasiakan formula New HR (touch point) yang tengah disusunnya. "Nanti saja saya jelaskan pas ulang tahun XL di bulan Oktober. Yang jelas, tugas saya sekarang adalah memperbaiki strategi serta meningkatkan produktivitas pegawai untuk mendukung visi dan misi XL Axiata," jelas Eka. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)