Mediatrac Gelar Data For Life 2016

Sebagai upaya membangun ekosistem kolaborasi teknologi dalam pemanfaatan big data analytics, Mediatrac akan menggelar konferensi big data bertajuk Data For Life 2016. Rangkaian kegiatan yang akan diadakan dari tanggal 27 - 31 Agustus 2016 di Pacific Place, Jakarta, merupakan suatu langkah dalam upaya kolaborasi Mediatrac dengan berbagai institusi lain untuk membangun ekosistem serta membuka wawasan masyarakat Indonesia mengenai potensi big data analytics dan Internet-of-Things.

Mediatrac

Regi Wahyu, CEO Mediatrac, menjelaskan bahwa perkembangan teknologi big data sangat potensial tidak hanya untuk bisnis tapi juga untuk meningkatkan kehidupan manusia secara umum.  “Teknologi baru ini memungkinkan untuk Indonesia dapat bersaing setara dengan negara-negara maju karena seluruh dunia masih “belajar” mengadaptasi potensi big data,” ujarnya di kantor Mediatrac, Jakarta (21/9).

Adapun menurut Teguh Prasetya, Ketua Indonesia IoT Forum potensi big data analytics dan Internet-of-Things (IoT) di pasar Indonesia pada tahun 2019 diperkirakan akan mencapai US$ 50 miliar. Dengan jumlah perangkat IoT per kapita yang meningkat sebanyak 1,5 kali penduduk Indonesia.

Saat ini, teknologi big data analytics sudah mulai dimanfaatkan oleh industri sebagai sarana untuk meningkatkan penghasilan, mengoptimalisasi berbagai proses, menggali insight dan lain-lain. Namun, banyak yang belum menyadari bahwa teknologi yang sama juga dapat dimanfaatkan berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Misalnya, pemanfaatan sistem smart-city untuk membantu pemerintah memberikan pelayanan publik yang lebih baik, pemanfaatan dalam bidang pelayanan kesehatan untuk memungkinkan sistem penanggulangan epidemi yang lebih cerdas, aplikasi untuk mengatasi kemacetan, atau bahkan dimanfaatkan dalam bidang seni untuk menghasilkan karya yang lebih interaktif dan menarik.

Data For Life 2016 sendiri terdiri dari Data for Life Conference, Sci-Fi Hardware Hackathon, Student Session, SETI Symposium, Technology & Business Workshop, dan Tech-Art Exhibition. Program yang beragam ini dirancang untuk dapat mengungkap berbagai sisi dari potensi Big Data kepada target khalayak yang juga beragam. Mulai dari Conference dan Workshop yang ditargetkan kepada para pelaku Bisnis dan peminat teknologi, Student Session yang bertujuan memberikan pengetahuan mendasar kepada Mahasiswa an Pelajar, Hackathon yang bertujuan mendorong lahirnya inovasi yang dapat diterapkan dalam bidang Internet-of-Things, SETI Symposium yang bertujuan untuk memperluas wawasan sains terhadap kehidupan di luar bumi, hingga Tech-Art Exhibition yang akan memamerkan berbagai karya seni yang diciptakan menggunakan data dan teknologi.

Sedangkan beberapa pembicara yang akan dihadirkan diantarranya yaitu Marc Goodman (Pakar Cybersecurity dan pengarang buku Future Crimes), Sangeet Choudary (CEO Platform Thinking Labs dan pengarang buku Platform Thinking), Sey Min (Data Visualization Artist), Sunita Kaur (Managing Director Spotify Asia), Julie Freeman (Artist & TED Fellow), Venzha Christiawan, Artist & Founder House of Natural Fiber. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)