Mekari Innovator Lab Ajang Eksperimen Inovatif

Ilustrasi pengelolaan proses bisnis berbasis teknologi digital. (dok. Mekari)

Mekari sebagai perusahaan penyedia platform berbasis software as a services (Saas) hasil konsolidasi dari empat startup yakni Talenta, Jurnal, Klikpajak, dan Sleekr kini merasa perlu turut andil dalam upaya pembangunan kreativitas dan inovasi dalam bidang teknologi digital. Hal ini didorong oleh pengembangan ekonomi kreatif masih dihadapkan pada tujuh isu utama, yaitu sumber daya manusia kreatif, bahan baku, daya saing industri, pembiayaan, pasar, infrastruktur dan teknologi.

Untuk itu, Mekari mengadakan Mekari Innovator Lab, sebuah kompetisi dan workshop intensif selama tiga hari, bertujuan membangun daya saing dan jiwa kompetisi positif mahasiswa dalam membuat aplikasi digital inovatif melalui pendekatan eksperimen.

CEO Mekari, Suwandi Soh, menjelaskan, alasan di balik diselenggarakannya Mekari Innovator Lab untuk membawa perubahan bagi masyarakat melalui semangat inovasi. "Melalui Mekari Innovator Lab, kami ingin berkontribusi dengan memberikan wadah bagi mahasiswa untuk belajar berinovasi dan membagikan resep rahasia kami. Harapannya, dari peserta program ini, muncul wirausaha dan profesional muda yang bisa mendorong UMKM menjadi lebih baik,” ujar Suwandi dalam keterangan resminya di Jakarta (26/12/2019).

Di Mekari Innovator Lab, peserta akan ditantang mengembangkan aplikasi yang dapat menyelesaikan masalah yang dihadapi UMKM. Mereka akan mendapat kesempatan bertemu langsung calon pengguna, merancang dan menguji prototipe aplikasi, hingga melakukan presentasi di depan jajaran pimpinan Mekari.

Selama workshop, peserta akan dibimbing oleh para ahli dari tim Product di Mekari antara lain; Stevens Jethefer (Senior Product Owner Mekari), Ivana Widjaya (Senior Product Owner Mekari), Stephanie Anggun (User Experience Researcher Mekari), serta mentor-mentor eksternal yang diundang khusus dari startup hingga BUMN.

Mahasiswa yang ingin berpartisipasi dalam Mekari Innovator Lab harus membentuk tim beranggotakan 3 orang dari universitasnya. Namun, semua pendaftar harus mengikuti rangkaian seleksi berupa studi kasus hingga terpilih 10 tim yang bisa mengikuti workshop dan melaju ke babak final. Pendaftaran ini tidak dipungut biaya dan terbuka bagi mahasiswa semua jurusan hingga 29 Desember 2019.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)