Membangun Jejaring Gaya PERMIAS dan Diaspora Indonesia

 

Persatuan Mahasiswa Indonesia Seluruh Amerika Serikat (PERMIAS) dan Indonesian Diaspora Network-United (IDN-U) menggelar acara lintas generasi bertema ‘3 Generasi B3rkolaborasi untuk RI.’ Acara ‘B3rkolaborasi’ menjadi ajang temu diskusi 500 alumni AS, mahasiswa yang sedang berkuliah di AS, dan para pelajar yang akan atau tertarik untuk berkuliah di AS.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengapresiasi acara ‘B3rkolaborasi’ ini. Menurutnya, acara ini memberi ruang untuk menjelaskan dan menawarkan solusi yang dihadapi Indonesia salah satunya di sektor teknologi. “PERMIAS dan diaspora dapat terus berperan dalam memajukan Indonesia, menciptakan startup, dan membuka lapangan kerja,” ujarnya.

Ketua Penyelenggara “B3rkolaborasi,” James Karnadi menjelaskan bahwa acara ini sukses menghadirkan pembicara lintas generasi dalam membahas tantangan dan peluang besar yang dihadapi oleh Indonesia saat ini. “Berbagai tantangan dan peluang di Tanah Air telah dibahas secara detail dari mulai sosial, ekonomi, sampai teknologi. Segenap narasumber dan peserta sepakat untuk memberikan yang terbaik untuk Indonesia baik dari sumbangan ide maupun kerja nyata,” ungkapnya.

Turut hadir Co-founder IDN Media, William Utomo berbicara tentang peran generasi muda dalam diskursus nasional melalui multimedia. Sedangkan, Founder Axioo dan Sweet Escape, David Soong mengungkapkan strategi untuk menstimulasi inovasi. Deputi V Kantor Staf Presiden RI, Jaleswari Pramodhawardani juga membahas mengenai peran pemerintah dalam menjaring talenta muda serta pemenuhan Sustainable Development Goals .

Selain ajang tukar pikiran, acara ini menjadi ajang mengembangkan jejaring dan menambah relasi. Para alumni menjadi mentor terhadap generasi muda. Sementara itu, para pelajar yang tertarik berkuliah di AS dapat mencari tahu kiat-kiat sukses berkuliah di AS langsung dari sumbernya. “Acara ini adalah media untuk menjalin silaturahmi dengan para alumni dari universitas-universitas di AS serta membantu Pemerintah dalam membuka akses informasi seluas-luasnya kepada masyarakat Indonesia mengenai pendidikan di AS,” ujar Ketua Umum PERMIAS Nasional, Aufa Amirulah.

Presiden IDN-U, Herry Utomo, mengatakan, pihaknya terus memfasilitasi acara ini sebagai kontribusi diaspora kepada Indonesia. “Kami berkolaborasi dengan PERMIAS dalam acara ini karena kami percaya pentingnya perluasan jaringan, peningkatan pendidikan, kontribusi pemuda/i kepada Tanah Air, serta pentingnya jalinan konektivitas antar sumber daya diaspora yang ada di luar negeri untuk berkolaborasi membuat kontribusi riil ke Tanah Air,”kata Herry.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)