Mengintip Program Kerja ‘Bos Baru’ Friderica Widyasari Dewi, di Danareksa Sekuritas

Friderica Widyasari Dewi Direktur Utama PT Danareksa Sekuritas

PT Danareksa Sekuritas kini memiliki nakhoda baru. Sejak 10 Februari 2020, Friderica Widyasari Dewi, resmi diangkat sebagai Direktur Utama PT Danareksa Sekuritas (DS). “Kami berupaya agar Danareksa Sekuritas dapat terus bertumbuh secara berkesinambungan,” ujar Friderica.

Ia menambahkan,  tentunya ada strategi untuk mewujudkan tujuan tersebut. Strategi utama adalah meningkatkan pangsa pasar dengan memperkuat lini bisnis ritel. Penguatan tersebut dilakukan melalui optimalisasi sinergi antara DS dan Sentra Layanan Prioritas (SLP) BRI yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.

Penguatan bisnis ritel juga akan didukung dengan pengembangan system online trading DS, yakni D’ONE. Salah satunya adalah pengembangan Syariah Online Trading System (D’ONE SOTS) yang telah mendapatkan persetujuan dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI). Pengembangan system ini diharapkan mampu menambah basis investor Syariah di Indonesia.

Terkait dengan peningkatan jumlah nasabah, DS akan terus meningkatkan sosialisasi dan edukasi masyarakat di berbagai kota di Indonesia. Selain itu, pada tahun 2020 ini DS mendapatkan mandate untuk akuisisi rekening efek pegawai BRI grup dan nasabah ritel BRI.

Tak hanya sinergi dengan BRI, kolaborasi dengan berbagai institusi lainnya juga telah diinisiasi oleh DS. Seperti kerjasama dengan Pendanaan Efek Indonesia (PEI) untuk meningkatkan nilai transaksi dan menjadi Anggota Bursa (AB) sponsor untuk Perusahaan Efek Daerah (PED) guna memperluas basis investor di berbagai daerah di Indonesia.

Sejak diakuisisi oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) di akhir tahun 2018,struktur kepemilikan saham DS menjadi 67% dimiliki oleh BRI dan 33% dimiliki oleh pemegang saham sebelumnya, yakni PT Danareksa (Persero). Melalui produk, layanan, sumber daya serta pengalaman di pasar modal, DS mendukung program BRI untuk mewujudkan “Integrated Financial Solution” di Indonesia.

Mantan Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) ini resmi diangkat sebagai Direktur Utama PT Danareksa Sekuritas (DS) bersama dengan Budi Susanto, Direktur Capital Market, Santi Suryandari, Direktur Investment Banking Advisory, dan Boumedine Sihombing, Direktur Investment Banking Capital Market.

Sayangnya ia enggan memaparkan kinerja DS. “Kinerja DS belum selesai diaudit, Maret ini kinerja DS akan disampaikan saat RUPS,” katanya singkat.

Program Kerja Utama 2020 :

  • kerjasama dengan Sentra Layanan Prioritas(SLP) BRI untuk memperluas  channel distribusi.
  • Akuisisi rekening efek pekerja BRI group dan nasabah ritel BRI.
  • Meningkatkan cross selling dengan BRI group dengan menjadi penyedia jasa keuangan utama di bidang pasar modal.
  • Pengembangan Platform Sistem Trading (D’ONE) yang lebih mudah, praktis, dan lengkap bagi nasabah ritel.
  • Pembentukan syariah Online Trading System (D’ONE SOTS) untuk meningkatkan basis investor syariah.
  • Mempertahankan pangsa pasar di top 3 jasa penjaminan emisi dan meningkatkan coverage nasabah di segmen swasta.
  • Meningkatkan product range jasa advisory melalui peningkatan kapabilitas tim.
  • Memperluas coverage analisis saham maupun obligasi sebagai bentuk peningkatan produk dan layanan
  • Menjalin kerjasama dengan institusi lain seperti PEI dan menjadi sponsor untuk PED untuk meningkatkan pangsa pasar
  • Efisiensi proses bisnis terutama di bagian IT dan operation melalui peningkatan kapabilitas sistem dan SDM.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)