Meningkat 5 Kali Lipat, Bandung Jadi Tujuan Pencarian Properti

Tren sektor properti mengalami pergeseran. Data 99 Group menunjukkan tren suplai dan permintaan properti mengarah positif.

Country Manager 99 Group Indonesia, Maria Manik mengatakan, berdasarkan riset pasar yang dilakukan Tim Analis 99 Group di masa new normal, tercatat tren suplai dan pencarian mengalami peningkatan konstan pada Mei ke Juni 2020. Kenaikan pencarian mencapai 50% setelah sebelumnya yaitu pada Maret ke April 2020 menukik tajam 30%.

“Dibandingkan dengan kuartal I/2020, jumlah pencari properti di Jakarta, dan Depok naik signifikan pada kuartal II/2020. Sebelumnya ada 36.6 persen pencari properti di Jakarta dan naik menjadi 40.18 persen. Sementara pencari properti yang berdomisili di Depok naik tajam dari 2.92 persen menjadi 6.14 persen. Sementara itu, pencari properti di Tangerang ikut masuk ke 7 besar area pencari properti pada kuartal II/2020,” jelas Maria dalam diskusi media Kamis (16/07/2020).

Saat ini, 99 Group melakukan merger dengan Rumah123. Kedua perusahaan properti ini berjalan beriringan untuk memenuhi kebutuhan para pencari dan pengiklan properti dalam naungan 99 Group.

Kota-kota besar yang menjadi tujuan pencarian properti diantaranya yakni Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Depok, Makassar, dan Bekasi.

Menurut data Tim Analis 99 Group, pada Maret 2020 ke April 2020, terjadi penurunan listing terjual yaitu sekitar 56%. Kondisi ini kemudian berubah positif berkat naiknya sold listing sebesar 70% dari April 2020 ke Juni 2020. Malahan, bila dibandingkan secara year over year (YoY), sold listing pada Juni 2020 lebih besar daripada Juni 2019.

Pada rentang waktu Januari hingga Juni 2020, properti dengan harga kurang dari Rp300 juta paling banyak dicari, yaitu sebesar 30%. Sementara itu dari sisi suplai, properti dengan harga Rp2 miliar - Rp5 miliar paling mendominasi dengan persentase 22,5%.

Bila dibandingkan kuartal per kuartal, tren pencarian pada Kuartal I/2020 condong ke properti harga kurang dari Rp300 juta. Masuk ke Kuartal II/2020, ada peningkatan pencarian pada properti dengan rentang harga Rp300 juta - Rp1 miliar.

“Dari segi suplai, terjadi peningkatan untuk properti dengan rentang harga Rp5 miliar -Rp10 miliar pada kuartal II/2020. Dari 6,4% menjadi 10,4%. Lalu untuk properti harga kurang dari 300 juta menurun di kuartal II/2020, dari 18,3% menjadi 14,9%,” jelas Maria.

Yang menarik, bila dibandingkan antara April dan Juni, Kota Bandung mengalami kenaikan pencarian properti paling tinggi yaitu sebesar 5 kali lipat. Sementara Tangerang dan Jakarta Barat naik 3 kali lipat.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Tags:

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)