Menpar: BBTF Bisa Menjadi Pameran Pariwisata Terbesar di Dunia

Menpar Arief Yahya (ketiga dari kiri) saat menghadiri "Welcome Dinner dan Opening Ceremony Bali Beyond & Travel Fair 2019" di Garuda Wisnu Kencana, Bali
 

Untuk ke enam kalinya, Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) kembali digelar,
25-29 Juni 2019 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua
Bali. 

Menteri Pariwisata Arief Yahya saat menghadiri "Welcome Dinner dan Opening Ceremony Bali Beyond & Travel Fair 2019" di Garuda Wisnu Kencana, Bali,  menyatakan BBTF selama ini dianggap sebagai pameran terkemuka di Indonesia dan ke depannya berharap bisa berkembang sebagai salah satu pameran pariwisata internasional yang utama di kawasan ini, dengan status yang sama seperti MATTA Fair di Malaysia dan ITB Asia di Singapura. Bahkan bisa menjadi pameran perjalanan terbesar di dunia seperti ITB Berlin dan WTM London. 

Menpar yakin penyelenggaraan BBTF  tidak hanya akan mempromosikan Bali
sebagai destinasi wisata kelas dunia, tapi turut juga mempromosikan destinasi
wisata lain di Indonesia sehingga wisatawan akan menikmati atraksi yang
lebih beragam 

"Disamping mendatangkan manfaat ekonomi dari kegiatan pariwisata yang
akan didistribusikan ke daerah-daerah di luar Bali",  tambah Menpar.

Dengan tema Journey to Sustainable Tourism, BBTF 2019  menghadirkan 232 seller dan 303 buyer dari 46 negara dengan estimasi transaksi mencapai Rp 9,06 triliun. Komposisi pembeli  101 datang dari zona Eropa Barat dan Timur,  28 buyer dari zona Timur Tengah, dari ASEAN  67 buyer,  dan 27 buyer dari Australia dan Selandia Baru.

BBTF memfasilitasi Pre-Schedule Appointment (PSA) dan sesi bisnis untuk buyers dan sellers untuk bernegosiasi untuk durasi jangka panjang dan
kebutuhan perjalanan perusahaan. Perusahaan, agen perjalanan, hotel &
resort, operator kapal pesiar, perencana konvensi, operator tempat dan pembeli
perjalanan dapat memanfaatkan dua setengah hari dalam acara ini untuk
meningkatkan merk mereka masing-masing di pasar Indonesia dan Asia
Pasifik. 

“BBTF menawarkan banyak peluang. Potensinya besar. Ada peningkatan peserta
yang signifikan. Kami harap semua industri bisa memanfaatkan momentum ini,”
ungkap I Ketut Ardana, Ketua BBTF.

Bali sebagai destinasi wisatawan menurut Wakil Gubernur Bali, Tjokorda
Oka Artha Ardana Sukawati  terus beradaptasi dan berkembang.
“Pemerintah daerah  berkomitmen meningkatkan pariwisata dengan membangun
fasilitas yang mendukung. Arah kebijakan dan program Pemerintah Provinsi Bali
menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan
kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia, Nangun Sat Kerthi Loka”.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)