Meski Pandemi, Produk Kecantikan Tetap Diminati

Tokopedia mencatatkan peningkatan transaksi pada kategori Kecantikan mencapai hampir 2x lipat menjelang akhir 2020 lalu. Sementara transaksi pada kategori Health and Personal Care meningkat hampir 3x lipat.

AVP of Category Development for FMCG & Long Tail Categories Tokopedia, Jessica Stephanie Jap mengungkapkan, aktivitas yang berpusat di rumah selama pandemi membuat sebagian masyarakat punya lebih banyak waktu untuk memperhatikan perawatan kulit dan wajah. Hal ini secara tidak langsung mendorong konsumsi produk kecantikan di e-commerce.

"Meski work from home, animo masyarakat untuk berbelanja tetap tinggi apalagi ketika awal tahun dilanjut ada Chinese New Year, mereka belanja untuk mempercantik diri," katanya dalam virtual media briefing Tokopedia Beauty Dealight, Senin (01/03/2021).

Adapun produk-produk kecantikan yang laris manis di Tokopedia. diantaranya pembersih wajah, paket perawatan wajah, serum, masker wajah dan krim wajah. "Itu merepresentasikan gaya hidup orang Indonesia yang kebanyakan bekerja dari rumah, beli barang yang benar-benar dibutuhkan untuk keseharian," ujar Jessica.

Ia pun optimistis penjualan produk kecantikan di 2021 akan semakin diminati. Apalagi saat ini banyak bermunculan produk lokal yang kualitasnya tidak kalah dengan produk asing. "Beberapa tahun belakang brand lokal mulai berkembang karena mereka memberikan sentuhan yang berbeda dan lebih kreatif sehingga menarik minat masyarakat Indonesia. Jika ada tren di luar negeri, masyarakat akan mencari ada tidak brand lokalnya," tutur Jessica.

Lanjut dia, "Bagi brand lokal, tantangannya adalah bagaimana mereka merepresentasikan produknya agar konsumen mau membeli. Meski produknya bagus tapi untuk melakukan awareness pada masyarakat agak sulit," katanya.

Oleh karena itu, untuk mempermudah masyarakat mendapatkan berbagai kebutuhan termasuk produk kecantikan, Tokopedia kembali mengadakan Tokopedia Beauty Dealight yang berlangsung hingga 5 Maret 2021. Ini merupakan panggung bagi pegiat usaha, khususnya UMKM lokal di industri kecantikan untuk mempertahankan bisnis terutama di tengah pandemi lewat pemanfaatan teknologi.

Salah satu brand kecantikan lokal yang memanfaatkan teknologi ini adalah Gentle Hour. "Tokopedia membantu kami menjangkau pelanggan lebih jauh bahkan hingga ke Papua. Bahkan kehadiran berbagai kampanye di Tokopedia, contohnya Oh Beauty Festival, bisa membuat Gentle Hour semakin dikenal di masyarakat sekaligus meningkatkan penjualan kami menjadi 13x lipat,” terang Joyce, salah satu pendiri Gentle Hour.

Begitu juga Maska Indonesia, yang mengaku penjualan produknya mengalami peningkatan signifikan selama pandemi. “Selain membuat produk kami semakin dikenal, berbagai kampanye dan fitur TopAds di Tokopedia juga membantu mendorong peningkatan transaksi hampir 2x lipat pada September 2020 lalu jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya," kata Almas Hudiya, pendiri Maska Indonesia.

Beauty Influencer, Affi Assegaf menambahkan, “Kini setiap pegiat usaha skincare lokal berlomba menawarkan produk berkualitas yang tidak kalah saing dengan produk asing. Penjualan produk skincare lokal pun meningkat. Ini menandakan tingginya permintaan akan produk lokal di pasaran.”

Melalui Tokopedia Beauty Dealight, masyarakat bisa mengakses lebih dari 100 merek produk kecantikan berkualitas, terutama dari pegiat usaha lokal. Masyarakat juga dapat menikmati gratis ongkir, exclusive launch, flash sale 3x sehari termasuk 99% clearance flash sale, voucher cashback dan masih banyak lainnya.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)