Meta Skills Paling Dibutuhkan di Ekonomi Baru

Khoon Tee Tan, Senior Partner McKinsey & Company Indonesia.

Laporan McKinsey & Company berjudul "Ten ideas to unlock Indonesia’s growth after Covid-19" mengungkapkan, krisis pandemi Covid-19 mengubah secara cepat kebutuhan pasar kerja.

Adopsi teknologi baru membuat perusahaan membutuhkan lebih banyak orang di bidang teknologi digital seperti analitik, artificial intelligence atau kecerdasan buatan, dan robotika. Otomatisasi juga menggantikan banyak tugas berulang sehingga muncul tugas lain yang berfokus pada pemecahan masalah dan pengetahuan pelanggan.

McKinsey & Company pun memperkirakan sebanyak 23 juta pekerjaan di Indonesia akan hilang atau tergantikan pada 2030 seiring dengan terjadinya otomatisasi. Meski demikian, pekerjaan-pekerjaan baru akan lahir dengan jumlah yang lebih tinggi.

"Dengan perubahan ini, kami memperkirakan Indonesia akan menambah secara net sebanyak 4-23 juta lapangan pekerjaan baru di tahun 2030," ujar Khoon Tee Tan, Senior Partner di McKinsey & Company Indonesia dalam paparannya secara virtual, Rabu (19/05/2021).

Dengan pergeseran ke ekonomi digital, kata Tan, keterampilan teknologi akan lebih diminati. Tetapi akan ada juga peningkatan kebutuhan atas keterampilan sosial dan emosional, serta keterampilan kognitif yang lebih tinggi. Untuk itu hal terpenting yang harus diperhatikan calon pekerja adalah reskilling atau perbaikan kompetensi untuk menyambut peluang pekerjaan baru yang hadir.

Ia melanjutkan, selama ini kita hanya mengenal hard skills dan soft skills. Ternyata di ekonomi baru ke depan yang dibutuhkan adalah meta skills, yakni orang-orang yang memiliki lifelong learning aspiration, terus belajar secara sukarela dan berkelanjutan untuk alasan pribadi yang bertujuan untuk pengembangan pribadi, meningkatkan daya saing dan kemampuan kerja; self direction; dan mereka yang nyaman dengan perubahan dan ketidakpastian.

Menurutnya, universitas dan sekolah kejuruan harus bekerja sama dengan perusahaan untuk memastikan mereka mengajarkan keterampilan yang dibutuhkan ekonomi saat ini dan di masa depan. "Skill ini dibutuhkan di setiap level mulai dari sekolah vokasi hingga universitas sehingga ketika masuk ke dunia kerja mereka sudah memiliki meta skills ini," ujarnya.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)