Microsoft Indonesia Bangun Transformasi Digital Dunia Pendidikan

Microsoft Indonesia menggelar seminar transformasi digital untuk dunia pendidikan di Indonesia dengan tajuk ‘Bersama Membangun Edukasi Negeri’ yang diikuti oleh 300 guru dari sekluruh tingkatan di Provinsi Jawa Barat. Seminar ini bertujuan untuk menyosialisasikan perkembangan transformasi digital yang mampu membantu proses belajar dan mengajar lebih inovatif dan dinamis.

Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu dari 10 prioritas nasional yang sejalan dengan roadmap Making Indonesia 4.0 yang diluncurkan Kementerian Perindustrian. Akhir 2017, Dinas Pendidikan Jawa Barat juga mengemukakan visinya untuk meningkatkan perluasan dan pemerataan aksesibilitas layanan pendidikan yang berkualitas. Tujuh program unggulan berbasis Teknologi, Informasi dan Komunikasi, termasuk Jabar Smart dan Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan Jarak jauh (Siajar) menjadi unggulannya.

Hal ini menunjukkan komitmen dari pemerintah pusat dan juga provinsi Jawa Barat untuk benar- benar berinvestasi dalam pemajuan SDM melalui sektor pendidikan pada di Indonesia. Sekolah dan Lembaga Pendidikan yang sudah menggunakan teknologi dapat mengurangi beban kerja administratif guru, sehingga guru dapat memusatkan waktu dan meningkatkan upaya pengajaran mereka dengan lebih efisien.

Menurut Direktur Utama Microsoft Indonesia, Haris Izmee, di era digital saat ini, para guru juga diminta untuk dapat menyikapi perubahan dengan cerdas serta menjadi garda terdepan dalam penerapan teknologi. Mulai dari cara memperoleh dan merancang bahan ajar yang lebih menarik, kreatif, inovatif, dan yang terpenting adalah bagaimana proses pembelajaran mengikuti perkembangan dan kemajuan zaman. “Teknologi pada akhirnya dapat dimanfaatkan untuk membantu penyampaian berbagai elemen pembelajaran untuk para siswa dan membawa dampak bagi perkembangan siswa-siswi di Indonesia,” ungkapnya.

Hasil studi Microsoft dan IDC pada Februari 2018 lalu menunjukkan bahwa 93% pekerjaan dalam tiga tahun ke depan akan mengalami transformasi digital dengan 68% pekerjaan akan dialihfungsikan dan dipertahankan namun memerlukan keterampilan baru. “Hasil studi ini sekaligus menekankan peran penting para pendidik sebagai tonggak pendorong literasi digital dalam mempersiapkan SDM Indonesia yang siap memasuki dunia kerja, lebih produktif, dan berdaya saing. Aspek penguasaan teknologi menjadi kunci penentu daya saing Revolusi Industri 4.0,” ungkap Haris.

Ahmad Hadadi selaku Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat turut menyampaikan bahwa misi Pemerintah Jawa Barat adalah meningkatkan mutu, relevansi, dan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) dalam bidang Pendidikan berbasis TIK. “Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan pemerataan sebaran pendidik di Jawa Barat. Kami mengapresiasi inisiatif Microsoft sebagai proses pembelajaran bagi pada pendidik di Jawa Barat, yang kami harapkan dapat membawa dampak yang positif dan berkesinambungan bagi dunia Pendidikan di Indonesia,” ujarnya.

Dalam seminar ini, Microsoft dan para mitra juga berbagi cara terbaik untuk mengintegrasikan teknologi Microsoft ke dalam ruang kelas mereka. Ada banyak sekolah di dunia yang telah secara cermat mengintegrasi berbagai solusi yang ditawarkan Microsoft seperti Windows, Office 365, OneNote, Skype dan lainnya untuk memungkinkan proses belajar dimana saja dan kapan saja antara siswa dan guru. Salah satunya di Indonesia, SMP Muhammadiyah 9, Jakarta dan Springfield School telah berhasil melakukan integrasi ini.

Komitmen Microsoft untuk dunia pendidikan Indonesia telah berjalan cukup lama. Awal tahun lalu, Microsoft memperkenalkan program Microsoft Innovative Educator Experts 2017/2018 yang telah mencakup lebih dari 150.000 pendidik di seluruh dunia dan di tahun 2018 melibatkan 53 guru di Indonesia untuk menyelesaikan kursus online, berkontribusi untuk menyusun kurikulum, dan terhubung dengan pendidik lain di seluruh dunia.

Misi Microsoft Indonesia adalah untuk memberdayakan setiap organisasi dan individual di dunia ini untuk mencapai lebih banyak hal, termasuk para pendidik dan peserta didik. Haris melalui Microsoft Indonesia berharap inisiatif bersama Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan ini bisa membantu mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia yang kompeten dalam menghadapi era transformasi digital.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)