Minat Bersepeda Melonjak Sejak Pandemi Covid-19

Banyak cara yang dilakukan untuk menjaga imunitas tubuh tetap sehat selama pandemi Covid-19, salah satunya dengan bersepeda. Bersepeda kini menjadi kegiatan yang populer. Hal ini salah satunya dibuktikan oleh event Pruride Indonesia 2020 Virtual Ride, event sepeda virtual pertama dari PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia).

Kegiatan yang dilakukan secara virtual ini sukses menjaring 3.000 peserta untuk ikut berpartisipasi selama empat hari dimulai pada 20-23 Agustus 2020. Luskito Hambali, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia mengatakan, tingginya animo masyarakat untuk mengikuti kegiatan ini membuat pihaknya menambah slot peserta.

"Pendaftaran awal dibuka pada 8 Juni 2020, tapi kurang dari seminggu kuota 2.000 peserta telah habis sehingga kami tambahkan menjadi 3.000 slot, dan itu pun kurang dari 2 minggu sudah habis juga. Jadi jauh sebelum tanggal penutupan registrasi yang seharusnya, kita harus tutup dari awal," katanya dalam konferensi pers virtual, Senin (24/08/2020).

Menurutnya, ini menjadi bukti bahwa pandemi Covid-19 tidak menghentikan masyarakat Indonesia untuk tetap hidup aktif di era kenormalan baru.

“Contohnya dari survei The Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) yang mendapati lonjakan penggunaan sepeda hingga 10 kali lipat atau meningkat 1.000% saat PSBB di Jakarta. Seiring tren selama periode ini, rata-rata penjualan sepeda turut meningkat hingga 30%,” jelasnya.

Format virtual yang diusung, kata dia, menawarkan fleksibilitas dan kemudahan di tengah berbagai keterbatasan. Peserta dapat gowes kapan dan di mana saja senyamannya, baik dari rumah maupun melintasi rute sesuai kategori pilihan mereka–Gran Fondo (135 km) atau Medio Fondo (70 km). Tentunya dengan tetap memprioritaskan protokol keamanan dan kesehatan.

Tercatat lebih dari 2.000 peserta datang dari luar Jakarta, seperti dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Bali, Papua, hingga mancanegara. Peserta termuda berusia 16 tahun sedangkan yang tertua berusia 70 tahun.

"Acara ini fleksibel sekali, siapapun boleh ikut, baik yang sudah berpengalaman ataupun mereka yang belum percaya untuk ikut lomba bisa ikut berpartisipasi. Lokasinya juga ditentukan sendiri, mau di rumah atau luar ruang, termasuk rutenya ditentukan sendiri dan jenis sepedanya pun sangat fleksibel. Itulah yang membuat banyak orang mengambil keputusan untuk ikut ajang ini," terang Luskito.

Chaidir Akbar, experienced cyclist menambahkan, "Pandemi ini mengajarkan kita untuk awareness pada kesehatan dan menyadari bahwa kesehatan itu sangat penting, khususnya apa saja yang membuat imunitas tubuh kita lebih baik lagi salah satunya bersepeda. Dengan bersepeda secara rutin akan membuat imunitas kita lebih baik," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, kegiatan ini memberikan kesempatan bagi para peserta untuk berbuat baik kepada sesama di masa pandemi. Tiap kilometer yang dilalui para peserta dikonversikan senilai Rp1.000 sebagai donasi bagi para tenaga kesehatan.

Seluruh peserta kegiatan ini secara total menempuh 226.656,2 km yang kemudian digenapkan oleh Community Investment Prudential Indonesia menjadi Rp300 juta untuk disalurkan ke sejumlah rumah sakit di Indonesia dalam bentuk Alat Perlindungan Diri (APD) lengkap level 3 melalui Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI).

“Kami harap kesuksesan penyelenggaraan ini dapat berkontribusi menjadikan Indonesia lebih kuat dan sehat. Semoga seluruh peserta dapat terinspirasi untuk lebih optimistis dan aktif menjalani era new normal tanpa melupakan pentingnya untuk tetap peduli terhadap sekitar, pantang menyerah dan selalu menjaga keamanan dan kesehatan dalam bersepeda, sehingga kita dapat bersama melewati masa sulit ini dan bertemu kembali di PRURide Indonesia 2021,” ujar Luskito.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)