Modalku Jangkau Pedagang Lokal Lewat Modal Pasar

Reynold Wijaya ‎CEO dan Co-founder Modalku

Untuk mendorong inklusi keuangan, perusahaan rintisan peer-to-peer lending Modalku menghadirkan produk Modal Pasar, yakni layanan pembiayaaan untuk pedagang di pasar lokal. Melalui produk itu, pedagang bisa mendapatkan pinjaman usaha hingga Rp 25 juta tanpa agunan dengan tenor singkat sesuai kebutuhan peminjam.

Pinjaman tersebut diharapkan dapat mengatasi masalah arus kas pedagang yang seringkali macet. Hal ini akan membantu menyokong ketersediaan stok barang yang harus selalu ada. Apalagi, struktur Modal Pasar memungkinkan pembayaran cicilan per minggu untuk memudahkan pedagang.

Sigit Aryo Tejo, s Head of Micro Business & Operations Modalku, pada hari Selasa (4/9/2019), mengatakan, setiap pelaku UMKM memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Ini berlaku juga bagi pedagang pasar. Bahkan dengan keberadaan pasar modern dan supermarket, juga kemajuan pesat platform e-commerce, pasar tradisional masih memiliki peran penting bagi ekonomi nasional.

Sigit menyampaikan, menurut Badan Pusat Statistik, jumlah pasar tradisional di Indonesia pada akhir tahun 2018 berjumlah lebih dari 14 ribu atau 88,52% dari total pasar di Indonesia. Ini membuktikan bahwa pasar tradisional masih mendominasi hidup masyarakat.

Suwarti, salah seorang pedagang yang merupakan peminjam Modal Pasar, menceritakan bahwa hidup pedagang pasar banyak jatuh bangun sehingga butuh konsistensi. Pendanaan dari Modal Pasar sangat membantunya karena menambah modal usaha berdagang tanpa harus melewati persyaratan yang rumit. Ia mendaftar setelah tim Modalku menjelaskan secara langsung mengenai produknya. Ibu Suwarti merasa tertarik dengan pembayaran setoran yang dilakukan per minggu. “Pelayanan dari Modalku bagus dan ramah. Lalu prosesnya cepat dan persyaratannya tidak membebani. Saya juga dimudahkan karena pinjaman Modal Pasar tidak memerlukan agunan,” katanya.

Saat ini, operasional Modal Pasar masih fokus ke pasar tradisional Jakarta sambil terus menedukasi para pedagang pasar. Ke depan, perusahaan yang sudah menyalurkan Rp 8 triliun ke 900 ribu pinjaman UMKM ini berharap dapat melakukan ekspansi layanan ke kota-kota lain.

Editor: Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)