Modalku Tawarkan Proteksi Bagi Pemberi Pinjaman

Modalku memperkenalkan produk pendanaan baru, yaitu Pinjaman Terproteksi yang memberikan proteksi terhadap pokok dan manfaat pendanaan kepada para pendana Modalku, tanpa adanya biaya tambahan.

Produk ini merupakan hasil kolaborasi dengan mitra Modalku, yaitu Qoala. Proteksi ini merupakan dana tanggungan kepada pemberi pinjaman ketika peminjam mengalami keterlambatan pembayaran maupun gagal bayar.

Co-founder & CEO Modalku Reynold Wijaya mengatakan, di tengah tantangan pandemi COVID-19, pihaknya menyadari adanya penyesuaian profil risiko para pendana Modalku, di mana mereka lebih tertarik mencari pendanaan dengan risiko lebih rendah. “Melalui produk ini, kami berharap dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi para pendana melalui produk pinjaman yang lebih aman,” ujarnya.

Regional Head of Customer Experience Operations Modalku Sarazen Syailendra menambahkan, dengan memilih produk pendanaan Pinjaman Terproteksi, pendana tidak perlu lagi merasa khawatir kehilangan uang jika ada peminjam yang terlambat melakukan pembayaran maupun gagal bayar.

“Jika hal tersebut terjadi, dana pendana akan tetap aman karena adanya pertanggungan dari mitra yang bekerja sama dengan Modalku. Seluruh proses klaim asuransi akan dilakukan oleh Modalku. Dengan hal ini, pendana dapat terus melakukan pendanaan kepada UMKM Indonesia dan menikmati konsistensi pembayaran tepat waktu,” jelasnya.

Kunci utama untuk pendanaan adalah dengan melakukan diversifikasi pinjaman, di mana pendana mengalokasikan dananya ke beberapa pinjaman. Sehingga ketika ada peminjam yang terlambat membayar, portofolio pendana tetap positif. Pinjaman Terproteksi mampu memaksimalkan manfaat dalam proses diversifikasi pendanaan di Modalku karena proteksi pada produk ini mencangkup komponen pokok dan bunga sampai dengan 100%. Pendana bisa mendapatkan tingkat bunga berkisar 8-12% per tahun untuk tenor 1-24 bulan dengan pendanaan mulai dari Rp 100 ribu.

Sampai saat ini, lebih dari 200 ribu pendana, baik individu maupun institusi, telah berkontribusi meminjamkan dananya kepada UMKM melalui Grup Modalku.

Pendana didominasi oleh pendana individu dengan rentang umur 21-40 tahun sebesar 76,9% dari total pendana. Grup Modalku saat ini beroperasi 4 negara, yaitu Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Thailand. Sampai saat ini, Grup Modalku telah berhasil mencapai penyaluran pinjaman usaha sebesar Rp 25,2 Triliun kepada lebih dari 4,7 juta transaksi pinjaman UMKM.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)