Monetasi Film Indonesia Lewat Layanan SVoD

Content Manager iflix Indonesia, Alexander Siregar saat peluncuran Pengabdi Setan untuk iflix. (foto: Jeihan Kahfi/SWA)

Kehadiran Iflix sebagai layanan Subscription Video on Demand (SVoD) atau streaming service asal Malaysia ini memberi angin segar pada industri film. Melalui Iflix, cara monetasi baru sebuah film dapat dilakukan, tak hanya diperoleh dari penjualan tiket di bioskop.

Layanan ini secara global telah tersedia di 23 negara di seluruh Asia, Timur Tengah, dan Afrika. Konten film yang dihadirkan dapat dinikmati dengan cara berlangganan untuk diputar pada gawai pribadi pelanggan. Apalagi ada koleksi ribuan film dan serial televisi, baik lokal maupun mancanegara untuk ditonton secara streaming dan offline.

Alexander Siregar, Content Manager Iflix Indonesia, mengungkapkan, hype industri perfilman nasional juga terasa di layanan SVoD. Dengan konten yang masih terbatas, antusiasme orang menonton film Indonesia begitu tinggi. “Terdapat sekitar 30% film Indonesia yang menyumbang hampir 70% viewers di Iflix. Dari total 25 negara, Iflix Indonesia berkontribusi 40% dari jumlah menit dan jumlah pelanggan,” ungkapnya.

Harga langganan Iflix yang ditawarkan kepada pengguna adalah Rp39 ribu per bulan. Iflix juga bekerja sama dengan rumah produksi Rapi Films untuk produksi film. “Peran Iflix di sini sebagai first window setelah penayangan film produksi Rapi Films di bioskop. Iflix mengakomodir animo masyarakat yang sangat tinggi untuk menontonnya dalam formal digital,” ujarnya.  Layanan ini juga menjadi distribusi film multiteritori setelah film tersebut tayang di bioskop terlebih dahulu. Strategi tersebut dijalankan agar tidak saling “memakan lahan”.

Misi Iflix sendiri adalah untuk meningkatkan pengalaman hiburan di Indonesia dengan menayangkan film berkualitas dalam platform global. Konten Indonesia memiliki pengaruh yang besar dalam bisnis Iflix. Dari top 10 film di Ifllix hampir 80% adalah film Indonesia. “Memang tidak semua film Indonesia tersedia di semua teritori, tergantung deal dengan masing-masing film. Salah satunya adalah film Pengabdi Setan yang akan tayang  ecara eksklusif selama 1,5 tahun dengan license rights selama 4 tahun,” jelasnya.

Baca: Film Pengabdi Setan Tayang di Iflix Indonesia

Bahkan, terkadang film yang tayang di bioskop dengan performae biasa saja ketika di Iflix justru terjadi peningkatkan. Perkembangan monetasi film Indonesia melalui layanan SVoD ini menjadi alternatif baru yang dapat diperhitungkan.

 

Reportase: Jeihan Kahfi Barlian

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)