Moratelindo Siap Layani Kebutuhan Digital di 2018

Direktur Utama PT Mora Telematika Indonesia (Moratelindo), Galumbang Menak.

Menyongsong tahun baru 2018, PT Mora Telematika Indonesia (Moratelindo) optimistis dalam menjalankan masa depan bisninya. Salah satu pemain industri telekomunikasi di Indonesia ini berusaha memberikan pelayanan sebagai penyedia jasa jaringan interkoneksi domestik maupun internasional, penyedia jasa internet dan data center.

Bagi Direktur Utama PT Mora Telematika Indonesia, Galumbang Menak, digitalisasi telah menjadi keharusan. Pasalnya, era digital yang kian maju menjadikan kebutuhan akan internet, baik personal atau korporasi menjadi front end. Untuk itu, efisien dan efektivitas menjadi cara bertahan bahkan berkembang dalam dunia bisnis sekarang.

Market terbesar kini dirajai oleh perusahaan-perusahaan berbasis teknologi. Galumbang memproyeksikan 10 tahun mendatang perusahaan telekomunikasi dan e-commerce menjadi nomor wahid. “Semuanya dipengaruhi perkembangan zaman yang mau tak mau menjadikan hidup lebih digitalisasi. Semua orang menggunakan gadget dan keberadaan jaringan Wi-fi menjadi kebutuhan,” ujarnya.

Kini Moratelindo sedang gencar untuk membangun jaringan internet fiber, khususnya fiber to the home. Keputusan ini dilihat karena layanan tersebut memiliki angka capital expenditure (belanja modal) yang cukup besar dibandingkan selular. Sehingga dapat diperhitungkan nantinya pemain yang memberikan pelayanan fiber hanya pemain-pemain besar. Internet ke depan akan menjadi pendorong pertumbuhan bisnis karena akan serba internet online. Semuanya ke arah online yang menjamin layanan menjadi standar, transparan, efisien, dan efektif.

Tahun 2018 target konsolidasi pendapatan Moratel naik di atas 50%. Target ini akan tercapai dengan dukungan layanan yang baik dan konsisten sebagai penyedia jasa telko. Perseroan telah membangun sebuah usaha dan selanjutnya memelihara, meningkatkan performa yang  selalu berkesinambungan (continuous improvement). Evaluasi akan terus menerus dilakukan untuk menciptakan DNA perusahaan.

Moratelindo menargetkan belanja modal tahun 2018 sekitar Rp2 triliun. Perusahaan akan terus melakukan ekspansi dan perbaikan jaringan dan layanan. Strategi ini diambil agar tumbuh memberikan layanan cepat, baik, stabil dan harga terjangkau. Dengan target pendapatan naik lebih dari 50%, selama dua tahun belakangan, perusahaan banyak pembangunan dan hasilnya baru terlihat di 2018 ini. “Tahun 2019 akan panen rayanya. Untuk panen 2020 kami akan create 2019 yaitu pembangunan kabel-kabel laut itu dan fiber to the home,” jelasnya.

Kini, kabel bawah laut yang ditangani Moratelindo ada tiga yang sedang dibangun di luar proyek  Palapa yaitu, kabel laut Jawa Jakarta-Surabaya-Denpasar (Java Submarine), kabel laut Jakarta-Pontianak-Dumai-Medan, dan jalur internasional baru yang lewat Bangka (International 3rd route). Jawa dan Dumai Medan rencananya akhir tahun ini selesai. Moratelindo juga sedang menjajaki kerja sama dengan NTT dari Jepang.

 

Reportase: Yosa Maulana

www.swa.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)