Mowilex Indonesia Telah Tersertifikasi Net Zero Carbon Tahun Ketiga

Perusahaan manufaktur cat PT Mowilex Indonesia (Mowilex) berhasil meraih sertifikasi CarbonNeutral untuk tiga tahun tanpa jeda,  dengan mencapai emisi karbon pada tingkat net zero. Pencapaian ini dilakukan dengan membeli offset karbon untuk mengimbangi emisi karbonnya yang berdasarkan penilaian dari evaluasi Scope 1, 2 dan 3 sesuai dengan protokol CarbonNeutral. Perhitungan emisi dan sertifikasi offset karbon tersebut dikeluarkan oleh dua badan independen yang berada di Amerika Serikat.

Pada tahun 2019 Mowilex menjadi perusahaan manufaktur pertama yang meraih sertifikasi perusahaan CarbonNeutral.  Tahun 2021 kemudian, Mowilex tetap menjadi satu-satunya perusahaan yang dapat mengklaim netralitas karbonnya di pasar.  Perusahaan ini berkomitmen dalam penggunaan pasar karbon untuk mencapai netralitas karbon atau carbon neutrality, sambil juga mengurangi emisinya di seluruh operasi dan mengurangi dampak negatifnya terhadap lingkungan secara keseluruhan.

“Mowilex juga telah memperkenalkan pedoman VOC, standar pada kemasan (labeling) dan telah mengganti secara sukarela stok lama dari cat kayu dan besi yang memiliki kandungan timbal di atas 90ppm dengan versi yang memiliki formulasi baru yang bebas timbal tanpa biaya tambahan untuk toko ataupun distributor,” jelas Esther Sugiono, Chief Financial Officer PT Mowilex.

Dalam waktu tiga tahun terakhir,  Mowilex telah memulai inisiatif-inisiatif efisiensi seperti pengurangan daya listrik yang digunakan oleh pendingin ruangan, memasang sistem penerangan yang efisien, serta memasang insulasi pada kebanyakan dari gedung-gedung perusahaan untuk mengurangi pemakaian listrik. Mowilex juga telah membangun pabrik baru yang akan beroperasi pada kuartal pertama tahun 2022, yang diharapkan akan mengurangi emisi karbon (CO2) dari operasi manufaktur dan logistik utamanya sebanyak kurang lebih 7%.

Dari Maret 2020 hingga April 2021, Mowilex telah mengurangi emisinya (gross emissions) sebanyak 13,2%. Pengurangan perjalanan bisnis akibat dari protokol kesehatan COVID-19 merupakan 82% dari pengurangan emisi tersebut.

“Kami harap, sebanyak mungkin, untuk mengadopsi perbaikan ini secara permanen dengan melakukan evaluasi kembali terhadap bagaimana kami beroperasi. Kami mencari perubahan-perubahan yang terkait dengan COVID yang bisa diintegrasikan ke pekerjaan rutin kami untuk meminimalisir dampak negatif kami terhadap lingkungan sembari menciptakan efisiensi finansial,” ucap Esther.

“Pilar-pilar strategis Mowilex jelas. Kami telah menjadi pemimpin dalam hal kualitas dan keberlanjutan dan meraih banyak bukti kualitas produk yang menunjukkan komitmen itu. Mowilex  juga mendapatkan pengakuan untuk inisiatif lingkungan dan CSR  yang telah meraih banyak penghargaan. Baik pengembang properti yang besar dan pemilik rumah telah menunjukkan kepercayaan mereka terhadap produk-produk kami,” ujar Niko Safavi, CEO PT Mowilex.

Menurut Niko, konsumen di Indonesia zaman sekarang memiliki harapan agar perusahaan-perusahaan menjadi lebih beretika (ethical), dan mereka lebih percaya dengan merk-merk yang menawarkan produk yang ramah lingkungan.

Sejak tahun 2020, tidak sedikit universitas-universitas, pengembang stadion dan mal-mal berganti ke produk-produk Mowilex, dengan menyebutkan reputasi perusahaan untuk kualitas produk serta posisi sebagai pemimpin dalam hal keberlanjutan lingkungan.

Pada 2021, Mowilex telah membeli offset karbon dari projek-projek yang telah bersertifikasi, termasuk proyek REDD+ Rimba Raya di Kabupaten Seruyan serta proyek REDD+ Katingan Mentaya di Kabupaten Katingan di Provinsi Kalimantan Tengah.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)