Muhammadiyah Perkuat Gerakan Pakai Masker

Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) mencanangkan gerakan memakai masker sebagai bentuk pencegahan penularan Covid-19.

Agus Syamsuddin, Ketua MCCC, mengatakan, pencanangan ini merupakan komitmen untuk memperkuat lagi gerakan tersebut yang sebelumnya sudah pernah digulirkan sejak MCCC didirikan. Dalam pencanangan gerakan memakai masker ini, Muhammadiyah bekerja sama dengan komunitas Gerakan Pakai Masker (GPM) yang selama ini telah berjalan mengkampanyekan pakai masker di masyarakat. Ia menegaskan, pencanangan kembali ini akan diiringi dengan memaksimalkan seluruh infrastruktur Muhammadiyah di seluruh wilayah.

“Muhammadiyah akan menggerakkan seluruh infrastrukturnya untuk menjalankan gerakan ini. Mari kita setiap individu memberikan kontribusi yang sebesar-besarnya untuk mencegah penularan ini. Karena ini situasi sulit yang melanda semua maka harus dihadapi bersama-sama,” ujarnya.

Sigit Pramono, Ketua GPM, menambahkan, gerakan ini merupakan respons dari berbagai toko masyarakat untuk merespons masalah yang sedang dihadapi bangsa Indonesia. Mengusung tema tunggal, yaitu Lindungi Kamu dan Aku. Visinya mewujudkan masyarakat Indonesia yang sadar memakai masker secara benar sebagai kebiasaan sehari-hari untuk melindungi orang lain dan diri sendiri.

“Semua pengurus sukarelawan. Ini adalah gerakan murni dari, oleh, dan untuk masyarakat. Tidak mencari keuntungan dan tidak terafilasi parta politik manapun,” ujar Sigit.

Ia juga menjelaskan, berbeda dari gerakan lain, GPM memfokuskan bukan pada membagi-bagi masker melainkan pada edukasi masyarakat, kampanye publik, dan sosialisasi agar masyarakat sadar akan pemakaian masker.

“Kami berniat untukk mengisi kekosongan kampanye publik ini. Bersama muhammadiyah kami akan bersama-sama mendorong swasembada masker,” tuturnya.

Sigit melanjutkan, meskipun sudah sering ada ajakan menggunakan masker, tapi upaya ini perlu terus digaungkan, karena memakai masker merupakan pilihan yang paling menguntungkan di antara pilihan lain. Sekaligus pihaknya juga ingin mengangkat gerakan ini sebagai upaya nation rebranding, gerakan menyelamatkan nyawa dan ekonomi.

“Memakai masker bisa mencegah penularan sampai 75%. Menurut saya memakai masker adalah pilihan yang paling demokratis, misalnya jika dibandingkan dengan PSBB yang menempatkan individu sebagai objek bukan subjek. Juga sebagai Nation rebranding, artinya agar bisa menyelamatkan nyawa dan ekonomi,” ujarnya.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)