Multipolar Technology Pasarkan Lini Server IBM Power10 Baru yang Lebih Fleksibel

(ki-ka) Yohan Gunawan, Director Hybrid Infrastructure Services Business Multipolar Technology, bersama Lindra Heryadi, Department Head Presales IBM Hardware Multipolar Technology

Sebagai manajer teknologi informasi, apa yang Anda pikirkan jika ternyata server-server perusahaan sudah memasuki masa end-of-support? Tentu saja menggantinya dengan yang baru, sebuah pekerjaan yang sekilas tampak mudah tetapi sebetulnya tak semudah membalikkan telapak tangan.

Sebab, di dalam server terdapat data perusahaan yang jumlahnya amat banyak dan kompleks. Itu belum termasuk apakah perusahaan Anda menggunakan infrastruktur on-premise, on-cloud, atau perpaduan antara keduanya. Apa pun itu, yang jelas server yang digunakan harus proven dan sesuai kebutuhan.

Nah, baru-baru ini perusahaan teknologi multinasional IBM yang berbasis di New York, Amerika Serikat, mengakomodasi kebutuhan itu dengan memperluas lini server IBM Power10-nya dari yang tahun lalu fokus untuk skala enterprise ke model mid-range dan scale-out yang lebih fleksibel dan aman.

Dengan lini server IBM Power10 yang baru ini, perusahaan-perusahaan pengguna dimungkinkan untuk memodernisasi, melindungi, dan mengautomasi aplikasi bisnis dan operasi teknologi informasi (TI) mereka secara mudah, serta cocok untuk lingkungan hybrid cloud dan ekosistem cloud native.

Yohan Gunawan, Director Hybrid Infrastructure Services Business PT Multipolar Technology Tbk (IDX: MLPT), anak perusahaan PT Multipolar Tbk (IDX: MLPL) yang berperan sebagai mitra dalam mendukung pengembangan teknologi digital di berbagai sektor, menyambut baik lini server IBM Power10 terbaru yang menggabungkan kinerja, skalabilitas, dan tingkat keamanan tinggi tersebut.

“IBM Power10 dengan server mid-range dan scale-out menghadirkan kemampuan server kelas atas yang dapat diterapkan di lingkungan multi-cloud, baik cloud native maupun hybrid cloud,” ungkap Yohan alam seminar ‘Gaining Business Agility in Uncertain Times’ di Fairmont Hotel Jakarta (25/8/2022).

Yohan menambahkan, perusahaan yang tengah melakukan akselerasi digital tentunya butuh dukungan platform infrastruktur seperti IBM Power10 yang tangguh untuk mission critical environment mereka, sehingga bisa meluncurkan aplikasi dengan cepat dan terjamin keamanannya.

Pages: 1 2

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)