Mural Dominasi Hotel Artotel Gajahmada

Wanda Arief Mahmud - GM Artotel Gajahmada, Semarang (kiri)

Grup Artotel meluaskan jaringan hotelnya ke Semarang dengan membuka hotel terbaru, Artotel Gajahmada. Hotel ini dirancang oleh arsitekt Andra Martin dengan 12 lantai dan 80 kamar artistik.

Hotel ini juga didukung dengan dua outlet restoran, yaitu Fat Elephant Restaurant yang menyajikan hidangan khas Asia dan kopi Buka Mata yang merupakan brand khusus dari Artotel, serta 11/12 Rooftop Bar terletak di lantai 12 dari Artotel Gajahmada – Semarang yang menyuguhkan makanan ringan, soft drink, bir, hingga wine dengan bonus pemandangan 360 derajat kota Semarang.

Sebagai hotel yang mengusung konsep seni, karya seni yang ditampilkan pada setiap sudut ruangan mengambil tema “Semarang Re-imagined.” Seniman kontemporer yang karyanya ditampilkan yaitu Diela Maharanie, Ummi Damas, Horestes Vicha, Bunga Jeruk, dan Zaky Arifin. Sebagian besar bangunan hotel juga didominasi oleh lukisan mural dari seniman Indonesia, Eko Nugroho. Arsitektur bangunan ditata oleh Andra Matin dalam bentuk lekuk – lekuk bangunan yang indah dengan perpaduan warna hitam dan biru akuatik, menjadikan hotel ini sebagai bangunan baru yang unik di pusat kota Semarang.

Selain restoran, hotel ini memiliki fasilitas Artspace, yaitu ruang galeri seni yang telah menjadi trademark setiap hotel Artotel. Pada acara pembukaan hotel ini, juga diselenggarakan pameran seni dari Eko Nugroho dan Krack!Studio di Artspace sampai dengan 31 Juli 2019.

Erastus Radjimin, CEO Grup Artotel, berharap hotel ini akan menjadi ikon baru pariwisata kota Semarang yang menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara.

Editor: Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)