Mydio Sing, Bidik Segmen Melenia

 

 

 

Karoke kian diminati untuk menghilangkan kepenatan kerja dan juga mengisi waktu luang sambil bersantai. Di Indonesia, tempat karoke terus tumbuh, terbukti dengan bermunculan rumah karoke di mall atau pun tempat lainnya.

Sejalan dengan kemajuan teknologi, pecinta karoke disuguhkan dengan aplikasi karaoke online melalui Mydio Sing. Kehadiran platform karoke pertama di dunia ini berkat kerja sama label #MusikBagus, Bumi Entertainment, dan Mydiowork Technology.

Menurut CEO #MusikBagus Aldo Sianturi, Mydio Sing adalah aplikasi yang diciptakan oleh orang Indonesia, yang memahami pasar musik dan perilaku musik di Asia Pasifik. Ada lima pilar unggulan yang ada di sini, mulai dari 100% Indonesia, Musicpreneurship, Artist Network, Music Export, dan Millennias.

Mydio Sing adalah inovasi pertama di dunia yang lahir dari Indonesia sebagai layanan digital musik berbasis video karaoke dengan musik dan video musik original. Ekosistem yang dilibatkan di dalamnya bersenyawa penuh untuk kepentingan dan kebutuhan semua penikmat musik serta pelaku musik.

Aldo menambahkan, Mydio Sing hadir dari riset panjang, menghadirkan lagu dan video original, sehingga diharapkan akan menjadi pilihan utama masyarakat dan diaspora Indonesia di Asia Pacifik. Apalagi Mydio Sing membidik kalangan milenial yang sehari-harinya tidak bisa dipisahkan dari musik. Mydio Sing dapat memberi pengalaman baru bagu generasi milenial. Setidaknya dapat memenuhi kebutuhan mereka terhadap lagu-lagu Indonesia dengan konten yang benar-benar original. Oleh sebab itu kami membuka kerja sama dengan seluruh pelaku musik di sini.

Menurut Indra M Putra, Pendiri Mydio Technology, aplikasi Mydio Sing punya bermacam fitur keunggulan. Salah satu fiturnya yaitu Karafie dan Karaclip yang memfasilitasi musik dan digital experience. Baik bagi pengguna aplilasi lintas generasi dan wilayah untuk menikmati karya cipta musisi Indonesia secara legal. "Kami optimis, Mydio Sing bisa cepat masuk ke pasar Asia Pasifik," katanya.

Aplikasi Mydio Sing telah tersedia dan sudah dapat diunduh di Android. Sementara untuk iOS tersedia mulai bulan depan. Bagi konsumen yang akan berlangganan, akan dikenakan biaya yang disesuaikan dengan durasi, mulai durasi 7 hari dengan tarif Rp7 ribu, sebulan Rp15 ribu, dan berlangganan selama 3 bulan dengan tarif Rp35 ribu.

Bagi musisi, ada benefit finansial yang didapat, yakni setiap lagu dan video karyanya yang diunduh (secara streaming) oleh konsumen, mereka akan memperoleh fee Rp500/unduh.

Diakui Aldo, belum semua lagu karya musisi Indonesia tercover dalam aplikasi ini. Kontennya pun saat ini masih terbatas, baru mencapai ratusan lagu dan video. Ke depan, kontennya akan terus ditingkatkan hingga jutaan konten lagu dan video.

 

 

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)