NDODAX Gelar Short Film Festival 2020 di Tengah Pandemi

INDODAX -- Indonesia Bitcoin and Crypto Exchangers -- kembali menggelar festival film pendek Indodax Short Film Festival (ISFF) 2020 dan   menunjuk dua orang sutradara ternama di Indonesia yaitu Fajar Nugros dan Anjas Maradita menjadi juri. 

Mengangkat tema “Optimis”, Oscar Darmawan, CEO INDODAX, berharap dapat meningkatkan semangat anak bangsa bangkit dari wabah COVID-19. "Semangat anak bangsa harus digerakkan demi pemulihan kesejahteraan hidup dan ekonomi masyarakat lewat film. Tema 'Optimis' sangat cocok untuk momen saat ini, untuk membangkitkan semangat anak muda di tengah pandemi COVID-19".

Salah satu juri, Fajar Nugros mengatakan, ‘Optimis’ merupakan tema yang tepat untuk saat ini, di tengah wabah yang melanda dunia. Dia berharap peserta dapat mengirimkan pesan yang baik untuk membangkitkan semangat masyarakat. “Optimis adalah tema yang tepat saat ini, di tengah wabah yang melanda dunia. Saya berharap peserta ISFF 2020 bisa merekam situasi dan kegelisahaan, serta semangat optimisme di tengah cobaan berat ini dalam karya-karya mereka,” ungkap Fajar. 

Menurut Fajar, ada beberapa hal yang  menjadi catatan penting agar film yang dihasilkan peserta memiliki kualitas yang  baik, sehingga bisa menginspirasi masyarakat nantinya. 

“Kesesuaian tema yang terasa jelas dari konten cerita buat saya adalah yang utama, berikutnya adalah bagaimana peserta mempresentasikan karyanya, di tengah keterbatasan, dan era teknologi ini, presentasi sudah menjadi penilaian yang tidak sepele lagi.”

Sedangkan menurut juri yang lain, Anjas Maradita,  ada dua aspek yang menjadi penilaiannya. "Pertama, aspek pencitraan. Aspek ini menitikberatkan bagaimana cerita dibangun, seberapa baik cerita disajikan sesuai dengan tema serta bagaimana alur film dibuat agar membuat penonton nyaman. Kedua, ada aspek teknis, yaitu meliputi kualitas gambar, pencahayaan, suara serta bagaimana peserta men-deliver filmnya agar nyaman ditonton secara aspek audio-visual".

Kedua pegiat film tersebut mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh INDODAX dalam menggelar festival film pendek di tahun ini. Fajar dan Anjas sepakat bahwa film ini dapat dimanfaatkan oleh pegiat film atau film maker di Tanah Air.

Oscar Darmawan yang juga menjadi juri di festival tersebut menilai, perfilman di seluruh dunia, termasuk di Indonesia juga terganggu oleh COVID-19. ISFF 2020 digelar untuk mengajak pegiat film menghidupkan kembali perfilman Indonesia di masa New Normal ini. “Sekarang sudah memasuki fase New Normal. Industri perfilman Indonesia tentunya diharapkan kembali bangkit. Kita semua tahu, perfilman Indonesia memiliki kualitas yang baik, tidak kalah dengan film dari luar negeri".

ISFF 2020 merupakan festival film pendek kedua yang diselenggarakan oleh INDODAX yang kembali ingin mengulangi kesuksesan mereka setelah ISFF 2019 sukses digelar. Pendaftaran masih dibuka dengan total hadiah ratusan juta rupiah. 

Panitia ISFF 2020 masih menunggu para anak bangsa yang ingin berkarya melalui film pendek. Jadwal submisi dimulai dari 15 Juni - 10 Oktober 2020. 

Setelah itu, 11-30 Oktober 2020 merupakan waktu bagi dewan juri untuk menyeleksi 15 finalis. Pengumuman pemenang akan dilaksanakan pada 5 November 2020, dan malam penganugerahan (awarding night) pada 26 November 2020.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)