Next INS Indonesia Garap Pasar TI Perbankan

Kemajuan industri teknologi informasi telah mendorong PT Next INS Indonesia untuk menyediakan jasa teknologi informasi (TI) secara lengkap untuk dapat memberikan kontribusi positif pada standar jasa TI yang cenderung bergerak naik. Perusahaan baru ini berfokus pada jasa TI keuangan dan kini hadir di Indonesia untuk memberikan solusi yang lebih fleksibel dan aman untuk memenuhi kebutuhan akan infrastruktur TI di tengah-tengah prospek industri yg menjanjikan.

Industri perbankan di Indonesia membuat PT Next INS Indonesia secara resmi mengumumkan aktivitas bisnisnya untuk memberikan layanan TI di sektor tersebut. Perusahaan baru yang bergerak di bidang IT itu secara resmi hadir di Indonesia untuk memberikan solusi atas kebutuhan infrastruktur TI di tengah prospek industri yang cukup menjanjikan.

Sung Ho Park, Presiden Direktur Hana I&S Co. yang merupakan pemegang saham terbesar Next INS, mengatakan, “Keputusan untuk memamasuki industri TI Indonesia didasari oleh keyakinan kami terhadap potensi pasar yang dimiliki industri TI. Sebagai pemegang saham, Hana I&S memiliki komitmen kuat untuk mendukung Next INS Indonesia,” katanya setelah pengumuman peluncuran perusahaan di Jakarta.

Hana I&S adalah salah satu penyedia solusi TI asal Korea Selatan yang berfokus pada industri keuangan, dan merupakan bagian dari Hana Financial Group yang merupakan perusahaan holding keuangan terbesar di Korea Selatan.

Direktur PT Next INS Indonesia, Lee Byungyong, menyatakan, akan berupaya menyokong bisnis lokal dengan menggunakan teknologi fintech. “Selain itu, sejalan dengan konvergensi TI yang berkompromi dengan pengembangan fintech serta melalui kemitraan aktif, kami berencana untuk menjalankan bisnis kami dengan visi jangka menengah dan jangka panjang sebagai perusahaan platform gaya hidup yang menyediakan pengalaman-pengalaman dan jasa baru pada konsumen Indonesia,” kata Byungyong.

Next INS terutama berkeinginan untuk menyediakan solusi TI berstandarisasi Internasional untuk industri keuangan, yang dapat mendukung pertumbuhan bisnis dengan efisiensi tinggi, yang mencakup teknologi biometric yang aman. Namun Next INS bertujuan untuk melebarkan cakupan bisnis ke sektor selain sektor keuangan, seperti jasa cloud global dan bisnis living platform di dalam waktu dekat.

 

Editor : Eva Martha Rahayu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)