Nivea Drama Musikal Dongeng Pohon Impian

Untuk memaksimalkan manfaat dongeng dan merekatkan hubungan ibu- anak, Nivea menggelar drama musikal ‘Pohon Impian’. Seperti apa gambarannya?

Gedung Lotte Avenue Ciputra Artpreneur Jakarta pada 21 Desember 2018 jam 13.00 WIB tampak berbeda dari hari biasanya. Begitu kita menginjakkan kaki di lantai 11 Ciputra Artpreneur, akan disambut dengan rangkaian tanaman rambat dan menjuntai, beberapa pohon rindang dan sejumlah rangkaian bunga yang indah. Meski bukan bunga asli, tapi atmosfernya asri seperti di taman bunga.

Taman indah dari bunga plastik ini dihadirkan untuk menyambut para tamu yang akan menyaksikan drama musikal ‘Pohon Impian’. Sebelum penonton hadir, kami dari media diundang untuk menonton preview pertunjukan drama tersebut.

Dalam pertunjukan tersebut diceritakan adanya seorang anak bernama Angan yang berpetualang mencari sang ibu, Imaji. Mereka berjuang demi mendapatkan kembali Pohon Impian milik mereka dari Tuan Pongah. Di tengah perjalanan, Angan dibantu oleh teman-temannya yaitu Angin si Kupu Kupu, Mei Mei si Merak, Kimo si Komodo, dan Tara si Tarsius yang membekali benda-benda ajaib untuk menghadapi berbagai rintangan.

Adegan pertama mengisahkan tentang seorang ibu yang tengah membacakan dongeng untuk anaknya, kemudian beralih ke suasana yang menggambarkan kisah dongeng yang dibawakan. Adegan kedua menampilkan Pohon Impian dan kedai jamu milik Imaji yang ramai dengan pelanggannya.

Imaji menggambarkan sosok ibu yang selalu memberikan cinta kasih tulus dan upaya untuk kebahagiaan sang anak, namanya Angan. Dia tidak pernah menyerah untuk melindungi Angan dan percaya bahwa kebersamaan mereka dapat melalui segala rintangan. Petualangan Angan dan teman-temannya yang setia mendampingi juga akan menjadi keseruan tersendiri.

Masing-masing tokoh memerankan sangat apik dan menghayati. Penonton terbuai dengan adegan dialog, lagu yang dinyanyikan dengan merdu serta kostum yang dikenakan para pemain. Pesan moral yang disampaikan dalam pertunjukan ini adalah momen bonding istimewa bagi ibu dan si kecil yang sangat kuat dan penting.

Dongeng ‘Pohon Impian’ ini dihadirkan oleh Nivea Crème yang diproduksi oleh PT Beiersdorf Indonesia, dalam rangkaian peringatan Hari Ibu melalui kampanye #SentuhanIbu. “Drama musikal ini merupakan bentuk komitmen Nivea untuk meningkatkan kualitas kebersamaan ibu dan anak,” ujar Arum Nurhandayani, Brand Manager Nivea Crème.

Drama Pohon Impian ini diangkat dari cerita orisinil dan sarat makna sentuhan kasih sayang ibu kepada anaknya. Nurul Susantono, Sutradara Nivea#SentuhanIbu: Drama Musikal Dongeng Pohon Impian, menjelaskan, selain cerita mendalam, tata panggung penuh warna, kostum unik, dan lagu-lagu ceria membawa penonton memasuki dunia imajinasi yang tidak terlupakan.

“Terkait peringatan Hari Ibu, Nivea juga meluncurkan buku cerita ‘Nivea #SentuhanIbu : Dongeng Pohon Impian’ yang diadaptasi dari versi drama musikal,” ungkap Arum Nurhandayani. Menurutnya, buku ini akan tersedia di toko buku Gramedia terdekat pada awal tahun 2019. Pihaknya berharap melalui drama musikal dan buku ini, Nivea dapat terus menginspirasi para ibu dalam memaksimalkan berbagai manfaat mendongeng dan memperkuat ikatan dengan si kecil.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)