OJK Dorong Akselerasi Keuangan Syariah dengan SIKOMPAK

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada hari ini meluncurkan forum CEO SIKOMPAK (Sinergi, Komunikasi, Pemasaran, dan Pengembangan Keuangan) Syariah sebagai langkah strategis mendorong akselerasi pertumbuhan industri jasa keuangan syariah di Indonesia. Menurut Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D. Hadad pembentukan forum ini dilatarbelakangi oleh perlunya peningkatan awareness dan kerjasama dalam rangka pengembangan keuangan syariah dan koordinasi dengan pelaku industri untuk mendukung pertumbuhan industri jasa keuangan syariah di Indonesia.

Acara launching forum CEO SIKOMPAK (Sinergi Komunikasi, Pemasaran Dan Pengembangan Keuangan) Syariah di Hotel Pullman, Jakarta, (3/4).

“Tujuan pembentukan forum SIKOMPAK adalah untuk membangun komitmen dalam meningkatkan market share keuangan syariah dan mempermudah komunikasi dua arah antara OJK dan pelaku industri,” ujar Muliaman saat peluncuran Forum CEO SIKOMPAK di Jakarta, (3/4/2017).

Adapun per akhir Januari 2017 total aset perbankan syariah baru mencapai 5,18%, market share dari sukuk korporasi dan reksa dana syariah baru mencapai 3,83% dan 4,43%. Sedangkan per akhir Desember 2016, market share asuransi syariah dan lembaga pembiayaan syariah masing-masing baru mencapai 3,44% dan 7,24%.

Forum CEO SIKOMPAK Syariah beranggotakan para direktur utama dari seluruh pelaku industri jasa keuangan syariah sektor perbankan, pasar modal, dan industri jasa keuangan non bank. Forum CEO SIKOMPAK Syariah direncanakan akan fokus pada beberapa program kerja yang terkait dengan sinergi edukasi, promosi, dan pemasaran, sinergi pengembangan SDM, sinergi pengembangan produk dan jasa, serta sinergi pengembangan kebijakan.

Adapun kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan sebagai rencana aksi forum antara lain pertemuan antara CEO dengan Anggota Dewan Komisioner OJK serta key stakeholders lain, keterlibatan CEO dalam kegiatan peningkatan capacity building, sosialisasi dan edukasi serta melakukan media campaign dalam rangka menyebarluaskan informasi mengenai produk dan layanan keuangan syariah kepada masyarakat.

“Harus ada terobosan-terobosan baru untuk mendorong akselarasi industri jasa keuangan syariah di tengah banyak tantangan yang dihadapi. Sebab kalau pelaku industri keuangan syariah berjalan secara business as usual kita akan tetap terperangkap dalam pangsa pasar 5%. Perlu semangat berjamaah dalam komitmen yang kuat dan partisipasi dari seluruh CEO pelaku industri jasa keuangan syariah,” ujar Muliaman.

 

Editor: Eva Martha Rahayu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)