OJK Resmikan Bank Wakaf Mikro di Jayapura

(Kedua dari kiri) Wimboh Santoso di Papua. (Foto : OJK)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya memperluas penyediaan akses keuangan untuk masyarakat kecil di seluruh daerah termasuk di Provinsi Papua dengan mendirikan Bank Wakaf Mikro di kota Jayapura.

Peresmian Bank Wakaf Mikro (BWM) Honai Sejahtera Papua di Jayapura ini dilakukan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso. “Langkah ini merupakan upaya OJK untuk tidak hanya fokus pada pembiayaan nasabah besar atau korporasi. Namun, juga menyasar ke penyediaan akses keuangan masyarakat kecil yang produktif,” kata Wimboh dalam siaran pers di Jayapura, seperti dilansir pada Selasa (30/4/2019).

Wimboh mengatakan, dengan keberadaan BWM yang pertama di Jayapura diharapkan bisa menyediakan akses permodalan atau pembiayaan bagi masyarakat yang belum terhubung dengan lembaga keuangan formal, sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

Menurutnya, lembaga jasa keuangan formal seperti bank memiliki keterbatasan untuk menjangkau masyarakat bawah ataupun yang berada di daerah, sehingga belum semua masyarakat bisa menggunakan layanan jasa keuangan secara optimal.

Indeks inklusi dan literasi keuangan OJK 2016 sebesar 67,8 persen dan 29,7 persen, menunjukkan masyarakat masih sulit untuk mendapatkan pinjaman karena tidak memiliki agunan untuk modal usahanya, sehingga kelompok masyarakat ini sering terjebak dalam jeratan rentenir. “Bank Wakaf Mikro diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang terkendala dengan agunan atau jaminan ketika mengajukan pinjaman ke perbankan atau lembaga keuangan formal lainnya, sehingga diharapkan bisa memajukan perekonomian masyarakat,” katanya.

Skema pembiayaan melalui Bank Wakaf Mikro adalah pembiayaan tanpa bunga karena hanya dikenakan biaya administrasi 3 persen/tahun dan mudah karena dokumen administrasi hanya berupa Kartu Tanda Penduduk atau Kartu Keluarga. Selain itu, dalam skema pembiayaan Bank Wakaf Mikro juga disediakan pelatihan dan pendampingan.

Nasabah Bank Wakaf Mikro Honai Sejahtera Papua, Wiwik, merasakan manfaat yang besar dengan pembiayaan dari BWM karena sangat membantu usaha penjualan kue kering dan gado-gado yang telah dijalaninya selama ini. Sejak pertama kali didirikan pada akhir 2017, hingga akhir Februari 2019 sudah 43 Bank Wakaf Mikro yang terdaftar di OJK dan telah menyalurkan pembiayaan kumulatif ke 13.552 nasabah dengan total pembiayaan sebesar Rp 16,4 miliar.

Dalam kesempatan kunjungannya ke Jayapura, Wimboh juga melakukan batu pertama pembangunan gedung kantor OJK Papua dan Papua Barat yang berlokasi di Jalan Balai Kota No.1 Jayapura

Gedung kantor baru itu diharapkan selesai dalam waktu dua tahun dan menjadi kantor tetap OJK untuk Papua dan Papua Barat setelah selama ini sempat meminjam ruangan di Kantor BI Jayapura dan menyewa gedung kantor. “Besarnya perhatian Pemerintah Kota dan Pemerintah Provinsi ini tentu menunjukkan besarnya harapan agar keberadaan fisik kantor OJK dapat lebih banyak membawa manfaat bagi masyarakat,” ucap Wimboh.

Ia mengharapkan keberadaan Kantor OJK selain memperkuat pengawasan industri jasa keuangan dan perlindungan konsumen di daerah, juga dapat membantu upaya pemerintah daerah meningkatkan perekonomiannya dengan memperluas akses keuangan masyarakat.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)