Operator Seluler Raup Berkah Peningkatan Trafik Data di Idul Fitri 2019

Pada Lebaran 2019, mulai dari H-3 hingga H+1, performa operator-operator seluler membaik. XL Axiata mengklaim hampir tidak ada problem jaringan yang berarti, trafik layanan data juga meningkat hingga 24% dibandingkan hari biasa.

Sementara Indosat Ooredoo peningkatan trafik data tertinggi pada H-3 Lebaran sebesar 40,88% dibandingkan trafik data reguler pada hari biasa, dan Telkomsel naik data 12,3% dibandingkan hari biasa.

Sementara jika dibandingkan trafik tertinggi pada Lebaran tahun lalu, trafik data XL Axiata pada Lebaran tahun ini meningkat 57%. Telkomsel naik 49,8%, dan Indosat jika dibanding tahun lalu naik 68,53%. Selain data, untuk XL Axiata trafik layanan SMS juga meningkat sebesar 3% dibandingkan hari biasa, sedangkan layanan percakapan/voice cenderung mengalami penurunan karena perubahan perilaku pengguna yang banyak beralih ke layanan data. Di Jawa Barat dan Lampung menjadi wilayah dengan trafik data XL Axiata yang tertinggi selama Lebaran dengan peningkatan 43% dan 38% hari biasa.

Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D. Yosetya, mengatakan, satu hal yang paling krusial dalam menyediakan layanan selama libur Lebaran setiap tahun adalah bagaimana kita bisa menyediaksan layanan berkualitas, yang merupakan kombinasi antara jaringan dengan performa tinggi dan produk yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Jika kami bisa memastikan semua berjalan baik, maka pelanggan akan nyaman dan trafik dengan sendirinya juga meningkat.

Yessie menambahkan, performa layanan saat libur panjang Lebaran juga merupakan salah satu ujian bagi XL Axiata dalam mengukur performa di sepanjang tahun.  Untuk itu, persiapan panjang dan serius sudah dilaksanakan XL Axiata sejak jauh-jauh hari. Apalagi kecenderungan dan kebiasaan pelanggan dalam mengonsumsi layanan data juga terus berubah seiring dengan cepatnya kemajuan teknologi digital. Persiapan terhadap jaringan XL Axiata tidak hanya sebatas menambah kapasitas atau BTS di jalur mudik, namun juga atas konfigurasi jaringan yang paling sesuai dengan trend dan kebiasaan pelanggan dalam mengkonsumsi layanan terutama data.

Mencermati lonjakan trafik data yang terjadi dibandingkan hari-hari normal, pelanggan terlihat sangat nyaman dalam menggunakan semua
jenis layanan.  Untuk trafik mengakses ke layanan pesan berbasis data (instant messaging)/Whats App,Line dan sebagainya secara rata-rata meningkat meningkat sebesar 48%, mengakses layanan jejaring sosial (SNS:Facebook, Twitter, Instagram) meningkat 17%, streaming video dan
sebagainya meningkat sebesar 22% dan lebaran tahun ini di tunjukkan dengan
mulai naiknya akses games sebesar 15%.

Kontribusi peningkatan trafik akses SNS XL Axiata saat Lebaran terutama didukung meningkatnya trafik mengakses aplikasi Instagram (35%), ada juga peta digital WAZE yang meningkatkan sebesar 93% dibandingkan hari biasa dan selama masa mudik layanan portal hiburan (entertainment) seperti spotify naik 8% dan Netflix 77%. Untuk aktifitas pembelian online selama Lebaran 2019 juga mengalami perubahan pola dibandingkan 2018. Bila Lebaran 2018, situs Lazada paling banyak diakses pelanggan, maka selama Lebaran 2019, Shopee menjadi situs belanja online yang paling banyak diakses pelanggan, disusul Bukalapak dan Tokopedia.

Data dari pusat monitoring jaringan XL Axiata juga menunjukkan area-area dengan lonjakan trafik yang signifikan dibandingkan kondisi normal. Sebut saja seperti pusat perbelanjaan, meningkat 6%, lokasi wisata naik 9%, bandara naik 5%, dan stasiun kereta rata-rata naik 12%. Yang juga menarik untuk diketahui, seiring dengan adanya arus mudik dan balik, trafik di area-area sepanjang jalan tol Trans Jawa juga naik cukup signifikan, sekitar 6% dibandingkan hari normal di luar masa mudik.

Selanjutnya, setelah tersedia sarana jalan tol Trans Jawa dan Trans Sumatera, perpindahan trafik layanan antar daerah juga meningkat. Tercatat, trafik layanan data di wilayah Jabodetabek berkurang 8% selama lebaran 2019. Sebaliknya, trafik layanan data di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta
naik antara 10-25%, Jawa Barat naik 11-43%, Lampung naik 38%, dan Sumatera
Selatan naik 15%.

Kota-kota yang menyumbang kenaikan trafik tertinggi berada di wilayah-wilayah yang menjadi tujuan mudik atau perpindahan pelanggan tersebut.
Kota Jepara menjadi kota dengan trafik tertinggi dengan naik 137% di banding hari normal, selanjutnya Kota Kuningan naik 102%, dan Kabupaten Pemalang naik 83%. Di wilayah Kalimantan, kota dengan trafik tertinggi adalah Kab. Kutai Kartanegara naik 79%, kota Tanah Laut naik sekitar 51%, lalu diikuti kota Balikpapan setinggi 40%. Sementara di Sulawesi, Kab. Pinrang, naik sekitar 81%, dan Kota Manado naik sekitar 16%.

Telkomsel lebih rinci mencatat kenaikan trafik layanan data tertinggi pada H-1 Lebaran tahun ini menjadi 19,30 Petabyte atau meningkat 12.3% jika dibandingkan dengan trafik layanan data pada hari normal. Jika dibandingkan dengan periode Lebaran tahun lalu, trafik layanan ini mengalami kenaikan sekitar 49,8%. Rata-rata lonjakan tertinggi terjadi di antara pukul 00:00 hingga 06:00, atau pada saat sahur

Wilayah dengan kenaikan trafik layanan data Telkomel tertinggi adalah Jawa Tengah dengan peningkatan 44,0% dibandingkan hari normal, diikuti wilayah Jawa Barat (sebesar 31,2%) dan Jawa Timur (sebesar 26,9%).

Kontribusi tertinggi penggunaan layanan data secara umum
berasal dari pelanggan yang beraktivitas di media social mencapai 30,4%. Pelanggan juga memanfaatkan layanan data untuk menyaksikan film atau video secara streaming dengan kontribusi sebesar 28,7%. Sementara itu, komunikasi berbasis teks, serta panggilan suara dan panggilan video melalui aplikasi pesan instan memberikan andil sekitar 15,7 % terhadap penggunaan layanan data.

Vice President Corporate Communications Telkomsel, Denny Abidin mengatakan, untuk memberikan pengalaman pelanggan dalam menggunakan layanan data yang lebih cepat dan stabil, pihaknya telah memperluas layanan 4G LTE ke lebih 500 kota/kabupaten di mana 97% telah menjangkau kecamatan, sehingga 93% populasi di Indonesia telah terlayani 4G Telkomsel.

Untuk layanan suara dan SMS, dibandingkan dengan trafik pada hari normal, trafik layanan suara mengalami penurunan sebesar -14,9% menjadi
1.05 miliar menit, hal yang sama juga terjadi dalam trafik layanan SMS yang
mengalami penurunan sebesar -3,7% menjadi 531 juta SMS.

Menurut Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo, Turina Farouk, Indosat Ooredoo mencatatkan peningkatan trafik data tertinggi pada H-3 Lebaran sebesar 40,88% dibandingkan trafik data reguler pada hari biasa atau sekitar 8.997 Terabyte. Dibandingkan dengan H-3 Lebaran 2018, peningkatan trafik data sebesar 68,53%. Peningkatan Traffic data terutama disebabkan tingginya penggunaan aplikasi sosial media seperti Youtube, Whatsapp, Facebook, Instagram dan mobile gaming seperti Mobile Legend dan Free Fire. Penggunaan trafik data tertinggi terjadi di area Jawa Tengah.

Seiring dengan tren digital, traffic voice selama
masa Lebaran mengalami penurunan sekitar 13%, namun traffic SMS
mengalami peningkatan sekitar 5% selama H-7 sampai H+5 Lebaran 2019
dibandingkan dengan Traffic reguler pada hari biasa. Keberhasilan
pengiriman SMS baik itu sesama pelanggan Indosat Ooredoo maupun antar operator mencapai lebih dari 91% yang berarti tidak ada permasalahan yang signifikan dalam pengiriman SMS walau terjadi kepadatan jalur pengiriman antar operator.

Indosat Ooredoo telah menyiapkan kapasitas jaringannya untuk dapat mengantisipasi kenaikan Traffic telekomunikasi yang selalu meningkat di masa-masa mudik dan perayaan Lebaran 2019. Selain itu, Indosat Ooredoo juga melakukan pemantauan intensif kualitas jaringan melalui Indosat Ooredoo Network Operation Center (INOC), pemantauan kualitas layanan melalui Indosat Ooredoo Service Operation Center (ISOC), serta mengaktifkan Command Center Lebaran yang beroperasi 24 jam.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)