Pacu Daya Saing, Kemenperin Percantik Ribuan Desain Merek dan Kemasan IKM

Masih dalam rangka mendongkrak industri kecil dan menengah (IKM), salah satu cara yang dilakukan Kementerian Perindustrian adalah mempercantik kemasan.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih menuturkan, kemasan mempunyai peran sebagai media promosi dan informasi sehingga citra produk akan ikut terangkat.

“Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat desain dan bahan kemasan produk yang menarik adalah senantiasa mengikuti tren, selera konsumen, dan spesifikasi produk yang akan dikemas,” jelasnya, Selasa (9/2/2021).

Guna mencapai sasaran tersebut, Kemenperin memfasilitasi pelaku IKM melalui Klinik Pengembangan Desain Merek dan Kemasan. Klinik ini, sebut Gati, memberikan bimbingan, konsultasi, maupun sarana dalam pengembangan desain kemasan.

Sampai tahun 2020, Klinik Kemasan telah memberikan fasilitasi desain merek sebanyak 2.568 IKM, desain kemasan 1.857 IKM, dan bimbingan konsultasi secara langsung atau melalui media digital kepada IKM.

Klinik Kemasan tersebut didukung pula oleh Rumah Kemasan Daerah yang tersebar di seluruh Indonesia. Rumah kemasan mempunyai fungsi untuk menyediakan sarana pembinaan khusus dibidang pengemasan dengan menyediakan berbagai layanan dan fasilitas serta informasi terkait kemasan produk agar para pelaku IKM dapat meningkatkan mutu, penampilan, nilai jual dan daya saing produknya.

“Selain pada kemasan, Kemenperin juga fokus meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan. Salah satunya melalukan pendampingan dan pembinaan sertifikasi halal untuk produk IKM,” tutur Gati.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)