Panasonic, Berubah untuk Menjawab Tantangan 100 Tahun ke Depan

Panasonic Akira Kano (nomor 3 dari kiri) dan Yukio Nakashima (nomor 4) bersama selebritas Jepang pada peluncuran 13 produk baru Panasonic.

Raksasa elektronik dari Jepang, Panasonic Corporation, menjadi salah satu living legend company yang akan genap 100 tahun pada Maret 2018.  Dirintis oleh Konosuke Matsushita pada 1918 yang mendirikan Matsushita Electric untuk memproduksi peralatan elekronik rumah tangga,  kini Panasonic menjelma menjadi raksasa global yang tidak saja memimpin pasar di produk elektronik rumah tangga,  tetapi juga makin memantapkan  posisinya di bisnis komponen elektronik otomotif,  solusi bisnis B2B,  smart city,  serta beragam produk dan teknologi inovatif untuk kamar mandi, perlengkapan dapur, dan solusi interior rumah.  Dari sisi revenue, tahun 2016 lalu Panasonic Group mencetak omset 7,75 triliun Yen atau lebih dari Rp 900 triliun.

Menatap etape 100 tahun ke-2,  Panasonic mengusung tema  Change for the Next 100.  Hal itu ditekankan Yukio Nakashima, Managing Executive Officer Panasonic  Corporation dan Akira Kano,  Vice President-- Appliances Company Director, Consumer Marketing Division (Japan) dalam acara kick off Perayaan Ulang Tahun Panasonic ke 100 di Toranomon Hills, Tokyo, yang menghadirkan 500 lebih jurnalis dari Jepang dan luar negeri.   Terus berubah,  adalah tekat Panasonic 100 tahun ke depan  untuk terus memahami kebutuhan konsumen dan memberikan solusinya.

Pada kesempatan itu juga dilakukan peluncuran 13 produk Panasonic yang disebutnya  sebagai hasil Creative Selection, yang merupakan produk tercanggih dari generasi – generasi sebelumnya.  Ke-13 produk itu di antaranya meliputi mesin cuci pintar yang bisa diatur penggunaannya melalui smartphone,kulkas yang bisa mempertahankan kesegaran bahan mentah dan olahan lebih lama,  robotic vacuum cleaner, AC yang bisa menyehatkan udara dalam ruangan, alat pemanggang dan pengasap daging untuk rumah tangga,  sepeda listrik, dan private theater TV yang menawarkan kualitas tinggi untuk audio-video.   Ke-13 produk itu siap memasuki pasaran terutama di Jepang dan negara-negara maju lainnya.  Menyusul di Jepang,  peluncurna produk serupa   juga akan dilakukan di Las Vegas, China, dan sejumlah negara  di Asia Tenggara.

Junichiro Kitagawa, Executive Officer Vice President – Appliances Company Director, Consumer Marketing Division Panasonic, mengatakan bahwa tidak mudah menjelaskan apa saja yang akan dilakukan Panasonic untuk etape 100 tahun ke-2.  “Itu pertanyaan yang sangat sulit.  Perubahan itu sendiri sulit diprediksi,  seperti  dulu saya tidak pernah membayangkan anak-anak kecil  sekarang sangat familier dengan smartphone,” tandasnya.  Yang pasti, sesuai dengan tagline Panasonic yang berbunyi  A Better Live, A Better World, lanjut Junichiro, Panasonic akan terus berubah untuk merespon dan memberi solusi prubahan yang terjadi di masyarakat.

Junichiro Kitagawa, Junichiro Kitagawa, Executive Officer Vice President – Appliances Company Director, Consumer Marketing Division Panasonic

Panasonic tampaknya tak sekadar berubah untuk merespon perubahan di masyarakat, tetapi juga berubah dengan menciptakan tren produk dan layanan yang memberi solusi gaya hidup  untuk masa depan.  Melalui  area Wonder Life-Box yang berlokasi di Panasonic Center Tokyo, misalnya, kita bisa menyaksikan berbagai kecanggihan inovasi Panasonic dalam merancang  tren solusi gaya hidup modern   untuk tahun 2020-2030.  Di area itu kita bisa menyaksikan atraksi   Partner in life – mitra  kehidupan kita berupa mesin/aplikasi pintar yang bisa melayani berbagai kebutuhan kita.

Panasonic ternyata tidak cuma hadir di produk yang terkait dengan bidang elektronik, tetapi – dalam rangka memenuhi kebutuhan gaya hidup manusia – juga memberi solusi inovatif di bidang perancangan desain untuk perlengkapan dapur, kamar mandi, toilet,  interior rumah, dan perancangan sistem energi listrik untuk rumah tinggal.  Pelbagai produk dan layanan Panasonic tersebut bisa dilihat di Tokyo Shiodome Showroom.  Ini jelas bisnis besar yang mempunyai prospek bagus.  Sayangnya pelbagai produk kreatif dan inovatif tersebut belum dipasarkan di Indonesia.

Kontribusi Indonesia mencapai  2%-3%

Menurut Ichiro Suganuma, Direktur Panasonic Asia Pacific in charge of Indonesia, total penjualan Panasonic di Indonesia dari 10 perusahaan mencapai Rp 14-15 triliun (tergantung konversi Yen ke Rupiah yang dipakai).  Angka itu berkontribusi  sebesar 2%-3% terhadap revenue Panasonic global.  Dari penjualan sebesar itu, menurut Ichiro, 1/3 merupakan hasil penjualan di dalam negeri dan 2/3-nya  merupakan hasil ekspor.

Dari penjualan di dalam negeri,  kontribusi terbesar disumbang  AC  sebesar 40%, disusul  kulkas, pompa air, TV, mesin cuci, rice cooker, dan lain-lain.  Menurut Ichiro, pasar elektronik rumah tangga di Indonesia masih sangat menjanjikan.  “Kami selalu meningkat dua digit per tahunnya.  Dalam dua tahun ke depan kami menargetkan pertumbuhan 12%-15% per tahunnya.” Jelas Ichiro.  Dengan pertumbuhan sebesar itu, Ichiro optimistis penjualan Panasonic di Indonesia yang digawangi PT Panasonic Gobel Indonesia (PGI) akan menembus Rp 10 triliun pada 2018.  Pada 2016 omset PGI yang menjual  35-36 jenis produk mencapai sekitar Rp 6 triliun.

 

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)